“Saya terus mengingatkan, jangan bermimpi semua kebutuhan keluarga bisa terpenuhi hanya dengan mengandalkan status sebagai pegawai. Setelah pulang kantor, manfaatkan lahan atau apa saja yang bisa dikerjakan. Menanam sesuatu misalnya, agar ada tambahan pendapatan sehingga tidak semua kebutuhan dapur harus dibeli,” pesannya.
Menurut Bupati, keberhasilan selalu diawali oleh kemauan yang diwujudkan melalui tindakan dan kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu.
“Kalau ada kemauan, pasti ada jalan dan ada solusi. Sebaliknya, kalau tidak ada kemauan, maka no solution, no way out. Jangan hanya bermimpi. Waktu yang kita miliki adalah titipan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Andi Utta mengingatkan bahwa setiap orang menerima amanah kehidupan yang berbeda-beda. Baik kekayaan, jabatan, maupun kondisi ekonomi merupakan titipan yang harus disyukuri dan dikelola dengan baik.
Ia menegaskan bahwa salah satu penyebab seseorang sulit berkembang adalah karena tidak mampu mengelola waktu dan kurang disiplin dalam berkarya.
Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan di Hari Jadi Bhayangkara, Polres Bulukumba bagikan beras Gratis Ke Warga
“Yang sering membuat hidup terasa susah adalah karena tidak disiplin dan tidak memanfaatkan waktu dengan baik. Waktu dibiarkan berlalu tanpa karya dan tindakan nyata. Ini yang saya titipkan kepada kita semua,” pungkasnya.
Kedisiplinan, kerja ikhlas, dan pemanfaatan waktu secara produktif menjadi pesan utama Bupati Bulukumba kepada seluruh ASN sebagai bekal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus membangun kesejahteraan keluarga secara mandiri.(*)