Sulawesinetwork.com - Momentum Hari Jadi Luwu Utara ke-27 tahun ini terasa berbeda dari perayaan sebelumnyya.
Di tengah semangat masyarakat yang terus tumbuh, hadir sejumlah pembangunan nyata atau kado istimewa dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yang menyentuh berbagai sektor, mulai infrastruktur jalan, konektivitas udara, hingga pertanian dan layanan dasar masyarakat.
Di wilayah pegunungan yang selama ini dikenal menantang secara geografis, harapan itu dimulai dari tanah Rongkong.
Baca Juga: Groundbreaking Paket 4 MYP Irigasi, Gubernur Sulsel Dongkrak Produktivitas Pertanian di Luwu Raya
Gubernur Sulsel melakukan groundbreaking pembangunan jalan ruas Sabbang-Tallang-Sae, akses vital menuju Seko dan Rampi yang sudah puluhan tahun terisolasi, kini progresnya sudah terlihat nyata.
Momentum tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama masyarakat yang selama ini menggantungkan mobilitas pada jalur yang terbatas.
Ruas jalan ini akan ditangani melalui program preservasi sepanjang kurang lebih 141 kilometer, dengan dukungan anggaran sekitar Rp70-80 miliar dari kolaborasi APBN dan APBD Provinsi Sulsel tahun 2026.
“Tentu kita apreasiasi atas semua upaya sinergitas bersama Pemerintah Luwu utara dan Pemprov Sulsel khususnya kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Kementrian PU atas kolaborasi ini,” kata Andi Sudirman.
Bagi warga Rongkong dan Seko, ini bukan sekadar pembangunan jalan, melainkan adalah pembuka akses mobilitas barang dan jasa, menuju pendidikan, kesehatan dan pasar ekonomi yang lebih luas.
“Mohon doa dan dukungan semua masyarakat agar proses pengerjaan jalan ini berjalan lancar dan dapat dirasakan manfaatnya dalam melakukan mobilitas untuk Sulsel maju dan berkarakter,” tambahmya.
Tak berhenti di darat, terobosan juga hadir dari udara. Bertepatan dengan momentum hari jadi, Gubernur Sulsel meluncurkan penerbangan perdana rute Masamba-Makassar menggunakan pesawat ATR 72-500 Fly Jaya Airlines.
Rute penerbangan ini disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Sulsel, memangkas waktu tempuh yang sebelumnya 10-12 jam perjalanan darat menjadi hanya sekitar satu jam.