info-sulawesi

Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar APBD dan Perkuat Dukungan APBN untuk Percepatan Pembangunan Luwu Raya

Selasa, 3 Februari 2026 | 11:24 WIB
Kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel)

Sulawesinetwork.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan kawasan Luwu Raya melalui alokasi anggaran berskala besar yang bersumber dari APBD Provinsi Sulsel dan dukungan APBN yang dikelola melalui tugas pembantuan pemerintah provinsi.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman menegaskan bahwa berbagai proyek infrastruktur yang saat ini berjalan merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah provinsi terhadap pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Paket-paket infrastruktur di wilayah Luwu Raya sudah merupakan bentuk atensi Pemprov Sulsel terhadap pembangunan Luwu Raya,” ujar Jufri Rahman beberapa waktu lalu.

Baca Juga: TP PKK Bulukumba Gelar Rakor Bahas Data Stunting dan Penyaluran MBG Untuk Bumil dan Busui

Komitmen tersebut tercermin dari total dana pembangunan yang mengalir ke wilayah Luwu Raya yang mencapai sekitar Rp1,041 triliun.

Angka ini melampaui kontribusi pendapatan daerah Luwu Raya ke kas Pemprov Sulsel yang tercatat sebesar Rp806 miliar, berdasarkan data realisasi APBD Sulsel Tahun Anggaran 2025.

Kontribusi pendapatan tersebut berasal dari seluruh jenis pajak daerah, sementara belanja pembangunan yang dialokasikan Pemprov Sulsel untuk Luwu Raya melalui APBD Provinsi Sulsel mencapai Rp935 miliar, ditambah dukungan APBN melalui berbagai skema pembiayaan.

Baca Juga: Di Rakornas 2026, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Kesiapan Sulsel Jalankan Program Prioritas Presiden

Anggaran pembangunan tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur strategis, mulai dari peningkatan konektivitas jalan, penguatan jaringan irigasi, hingga pembangunan fasilitas layanan kesehatan regional yang representatif.

Salah satu porsi terbesar dialokasikan melalui skema Multi Years Contract (MYC) dengan nilai hampir Rp400 miliar, yang menjadi alokasi MYC terbesar dibandingkan wilayah lain di Sulawesi Selatan.

Program MYC ini mencakup pembangunan satu unit rumah sakit regional modern dan terlengkap di Kabupaten Luwu, penanganan jaringan irigasi sepanjang 58.540 meter untuk mendukung daerah irigasi seluas sekitar 11.000 hektare, serta peningkatan jalan strategis kewenangan provinsi sepanjang lebih dari 35 kilometer.

Baca Juga: Filosofi Kain Kajang, Hari Jadi Bulukumba ke-66 Usung Tema Pembangunan Berkarakter dan Berkelanjutan

Selain melalui APBD, dukungan APBN untuk sektor pertanian di Luwu Raya mencapai Rp107 miliar. Melalui skema Instruksi Jalan Daerah (IJD), Pemprov Sulsel turut mengintervensi pembukaan akses menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, sepanjang 15,45 kilometer.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Andi Ihsan menyampaikan bahwa sejumlah paket penanganan jalan strategis di Luwu Raya saat ini tengah berproses pada tahap lelang.

Halaman:

Tags

Terkini