Bupati Bantaeng Jadi Pemateri Diskusi Jurnalisme Warga dan Suara Perempuan

photo author
Muh Akbar Syam, Sulawesi Network
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:10 WIB
Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin jadi pembicara di diskusi jurnalisme.
Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin jadi pembicara di diskusi jurnalisme.

Sulawesinetwork.com - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin mengungkapkan, kaum perempuan sebagai penentu kemenangan dirinya saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.

Hal tersebut diungkapkan saat membawa materi pada kegiatan Jurnalisme Warga dan Suara Perempuan Membangun Narasi Melalui Jurnalisme Kritis, di Ruhmata’ Art Space, di Kota Makassar, Kamis, 29 Januari 2026.

“Saya bisa katakan, kami menang karena kaum perempuan. Mulai dari tim lapangan saya mayoritas perempuan, dan pendukung saya kebanyakan kaum emak-emak,” ungkap Uji Nurdin, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Dekranasda Sulsel Lakukan Kurasi Produk Unggulan Jelang INACRAFT 2026

Usai dilantik, kepala daerah termuda di Sulsel ini tetap mengandalkan kaum perempuan untuk mengisi jabatan strategis pada Pemerintahan Kabupaten Bantaeng.

“Dari delapan kecamatan, empat Camat saya diantaranya perempuan. Begitu pun jabatan-jabatan strategis, saya masih mengandalkan kaum perempuan,” ungkapnya.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Selama Ramadan, Ini Menu yang Disiapkan

Bagi Uji Nurdin, perempuan memiliki kinerja lebih detail dalam bekerja dan tangguh dalam manajemen risiko serta mampu beradaptasi dalam situasi krisis.

“Dari saat Pilkada hingga pemerintahan, kaum perempuan kinerjanya lebih detail dan fokus dengan tugas yang diberikan. Sehingga banyak permasalahan cepat selesai kalau kaum perempuan diberikan amanah,” ungkapnya.

Sementara Program Manager Inklusi Bakti, Lusia Palulungan mengatakan, tantangan yang dihadapi perempuan ketika dirinya tidak mampu memiliki sikap pada pilihannya.

Baca Juga: 35 Personel Polres Bulukumba Raih Satyalancana Pengabdian, Penghargaan Negara atas Dedikasi Panjang

“Karena masih dipengaruhi pihak luar atau keluarga. Sehingga perempuan tidak percaya diri untuk mengambil sikap dalan menentukan posisinya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri di Direktur Jaringan Gender Indonesia (JGI) Lily D. Candinegara, Founder Pelakita.ID Kamaruddin Azis, Pendiri JGI Prof. Mardiana, dan Direktur Program Ruhmata’ Art Space Rahmat Mustamin. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh Akbar Syam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X