info-sulawesi

Kebangkitan Bawang Merah Lokana: Bantaeng Targetkan Jadi Kiblat Benih Nasional Berbasis Teknologi

Selasa, 30 Desember 2025 | 13:20 WIB
Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama Fakultas Pertanian Unhas melaksanakan panen perdana Bawang Merah Varietas Lokana di Desa Bonto Maccini (28/12).

Sulawesinetwork.com - Kabupaten Bantaeng kembali menegaskan posisinya sebagai daerah inovasi pertanian di Sulawesi Selatan.

Melalui panen perdana Bawang Merah Varietas Lokana, Pemerintah Kabupaten Bantaeng optimistis mampu bertransformasi menjadi daerah penghasil benih terbaik di Indonesia.

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin langsung panen perdana yang berlokasi di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Minggu (28/12/2025).

Baca Juga: Wujudkan 'Sinjai Bersinar', Bupati Sinjai Ajak Camat dan Kades Jadi Garda Terdepan Anti Narkoba

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Bantaeng dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas).

Varietas Lokana bukan sekadar komoditas biasa. Menurut Ketua Pelaksana Swakelola, Prof. Elkawakib Syam’un, varietas ini adalah kekayaan asli Bantaeng yang pemurniannya telah diinisiasi sejak era Bupati Prof. Nurdin Abdullah.

"Ini adalah pemurnian varietas khas Bantaeng yang tidak dimiliki kabupaten lain. Kami mengabadikan kembali potensi lokal ini agar menjadi keunggulan kompetitif bagi petani kita," jelasnya.

Baca Juga: Curi Motor di Bulukumba, Pelaku Diringkus Tim Resmob di Maros

Bupati muda yang akrab disapa Uji Nurdin ini menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian di Bantaeng, khususnya lima komoditas unggulan (Bawang Merah, Padi, Jagung, Kakao, dan Kentang), berjalan beriringan dengan visi ketahanan pangan nasional.

"Program bawang merah unggulan ini sejalan dengan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto. Target kita jelas, Bantaeng menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi," tegas Bupati Fathul Fauzy.

Ia menambahkan, meski daerah lain memproduksi bawang untuk konsumsi, Bantaeng mengambil ceruk pasar yang lebih strategis dan bernilai tinggi, yakni penyedia benih berkualitas.

Baca Juga: Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97: Wabup Barru Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Tuti Kuswinanti, memberikan apresiasi atas visi Pemkab Bantaeng.

Dengan ketersediaan benih mandiri, ketergantungan petani terhadap benih luar daerah akan berkurang, yang secara otomatis meningkatkan kesejahteraan mereka.

Halaman:

Terkini