Disparpora Bulukumba dan Tim Riset Ciputra Makassar Perkuat Kolaborasi Membangun Pariwisata Berkelanjutan

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Kamis, 2 Juli 2026 | 15:17 WIB
Kadisparpora Hamrina A Muri terima kunjungan pihak Tim Riset Ciputra Makassar.
Kadisparpora Hamrina A Muri terima kunjungan pihak Tim Riset Ciputra Makassar.

Beberapa pertanyaan strategis yang diajukan Tim Riset Ciputra Makassar mencakup bagaimana strategi Dinas Pariwisata dalam membangun destinasi berkelanjutan, bagaimana pemerintah daerah memperkuat green leadership, bagaimana pengembangan kompetensi pelaku wisata melalui green human capital, serta bagaimana inovasi dapat menciptakan nilai tambah bagi destinasi wisata Bulukumba.

Dr. Mustika Kusuma Basir, S.Psi., M.M., CPS., CHCM., CODP, sebagai akademisi Ciputra Makassar yang konsen pada pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan, dan pariwisata berkelanjutan, menyampaikan bahwa kualitas manusia menjadi fondasi utama dalam membangun destinasi wisata yang kompetitif.

“Pariwisata berkelanjutan juga membutuhkan manusia yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan kesadaran terhadap keberlanjutan. Green human capital menjadi kunci agar masyarakat mampu memberikan pelayanan terbaik dan menciptakan inovasi baru,” ujarnya.

Baca Juga: Seluruh Fraksi DPRD Bulukumba Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dilanjutkan ke Tahap Pembahasan

Green leadership juga memiliki peran penting dalam mengarahkan perubahan dan membangun budaya keberlanjutan.

“Kepemimpinan yang memiliki perspektif hijau tentu akan mampu menggerakkan pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru melalui inovasi,” tambahnya.

Selanjutnya, Dr. St. Salmah Sharon, SE., M.Si., Ak., CA., CSRS., CSRA, sebagai akademisi Ciputra Makassar dan pakar ilmu akuntansi khususnya sektor publik yang konsen pada tata kelola organisasi, akuntabilitas, serta keberlanjutan UMKM, menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan sistem tata kelola yang kuat.

Baca Juga: Fraksi NasDem DPRD Bulukumba Soroti PAD, SiLPA, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar dalam Pandangan APBD 2025

Menurutnya, keberlanjutan destinasi wisata tidak hanya berbicara mengenai peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi bagaimana daerah mampu memastikan pengelolaan sumber daya dilakukan secara transparan, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bulukumba memiliki modal yang kuat melalui budaya maritim, wisata bahari, dan ekonomi kreatif. Namun, keberhasilan pengembangan pariwisata membutuhkan akuntabilitas dalam pengelolaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dr. Salmah Sharon juga berharap hasil riset yang dilakukan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.

Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD Bulukumba Apresiasi Opini WTP, Soroti SiLPA Rp58 Miliar dan Kemandirian Fiskal

“Kami berharap kajian akademik ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat strategi pembangunan pariwisata, meningkatkan keberlanjutan UMKM, dan membangun ekosistem ekonomi masyarakat yang lebih kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Muh. Syulhasbiullah, S.I.Kom., M.I.Kom., sebagai akademisi Ciputra Makassar yang memiliki kompetensi pada bidang komunikasi dan digitalisasi, menyampaikan bahwa penguatan sektor pariwisata juga membutuhkan strategi pemanfaatan teknologi digital.

Menurutnya, potensi wisata Bulukumba perlu dikemas melalui pendekatan komunikasi digital yang kreatif agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X