Kegiatan peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu mencetak generasi berakhlak mulia, berilmu dan berdaya saing di Kabupaten Bantaeng.
Baca Juga: BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Wajib, Sekolah Boleh Menolak
Acara tersebut turut dihadiri, Kapolsek UluEre Iptu Daeng Masinna mewakili Kapolres Bantaeng, Kasubsi Penyidik Kajari Bantaeng Abi Rafdi Zhafiri mewakili Kajari Bantaeng, Babinsa Bonto Tangnga Serka Ahmad mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Pimpinan dan perwakilan Pondok pesantren As'adiyah pusat Sengkang dan Cabang Bantaeng Andi Hasbi Gani, Camat Uluere Munir Hasanuddin Gassing dan Para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bantaeng. (*)
Artikel Terkait
IFG Perkuat Tata Kelola untuk Mendorong Customer Centricity dan Transformasi Berkelanjutan
Festival Pinisi Terus Mendunia, Ini Jadwal Pelaksanaannya di Tahun 2026
IFG Tegaskan Agenda Transform Business 2026, Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Cegah Perjudian, Polsek Bulukumpa Musnahkan Arena Sabung Ayam di Bulukumba
Bakal Ikut Menyuplai, Bulog Tegaskan Kualitas MBG Terjaga dengan Penggunaan Beras Premium
TP PKK Sulsel Bersama Pemprov Sulsel Gelar Tabligh Akbar, Perkuat Nilai Keimanan dan Akhlak Keluarga
Fahidin HDK dan H. Safiuddin Hadiri Musrenbang Kelurahan Loka, Bahas Prioritas Pembangunan 2027