Ia menerangkan, tahapan pekerjaan diawali dengan identifikasi kondisi eksisting untuk menentukan jenis penanganan yang tepat. Untuk pekerjaan minor, dilakukan terlebih dahulu penanganan jalur pemandu tertentu (JPT) seperti pembangunan talud dan pembatas jalan.
Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan ke Lapisan Pondasi Atas (LPA) Aggregat kelas A , kemudian masuk ke pekerjaan mayor hingga tahap akhir berupa pengaspalan (hotmix).
“Namun, semua penanganan tetap menyesuaikan sesuai kondisi setiap area segmen di lapangan,” kata Hadyan.
Baca Juga: Bupati Bantaeng Resmi Kukuhkan Pengurus Riders Muslim Bantaeng Periode 2026–2028
Untuk penyelesaian pekerjaan pada ruas Impa-Impa–Anabanua, pihak pelaksana menargetkan rampung dan berupaya percepatan paling lambat pertengahan Maret 2026 atau sebelum lebaran.
Kemudian direncanakan akan berpindah ruas penanganan selanjutnya pada ruas Ulugalung dan Salonro.
Terkait aspek keselamatan, Hadyan memastikan bahwa manajemen lalu lintas menjadi perhatian utama selama pekerjaan berlangsung. Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah disiagakan di setiap titik pekerjaan.
Baca Juga: Perbaikan Rekonstruksi Jalan Ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang, Warga Pinrang Sambut Antusias
“Setiap titik ada flagman, pengaturan lalu lintas, dan pengawasan. Selain dari kami, ada juga pengawas dari konsultan yang memastikan ketertiban di lapangan,” ujarnya.
Selama pekerjaan, sistem buka tutup jalur diterapkan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Seiring progres pekerjaan, manfaat perbaikan jalan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Hasni M, warga Baru Tancung, Kecamatan Tanasitolo, mengungkapkan kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan.
Baca Juga: Kopi Pujananting Didorong Naik Kelas, Wabup Barru Fokus Hilirisasi dan Pasar
“Dulu jalannya penuh lubang dan kalau musim hujan jadi kubangan air. Transportasi kurang lancar karena jalan rusak,” ujarnya.
Kini, menurut Hasni, kondisi jalan mulai membaik dan berdampak langsung pada aktivitas harian warga.
“Sekarang sudah mulai lancar, waktu tempuh perjalanan jadi lebih cepat karena ada peningkatan jalan. Aktivitas masyarakat mulai lancar, mau ke pasar dan berangkat kerja juga lancar,” katanya.
Artikel Terkait
DPRD Bulukumba Inventarisasi Masalah Pantai Panrang Luhu, Siapkan Rekomendasi Langkah Tegas
Pelatih Anyar Garuda Jhon Herdman Tak Ingin Kerja Remote dari Luar Negeri, Ingin Menetap di Indonesia
BGN Tegaskan Guru, TU, hingga Petugas Kebersihan di Sekolah Harus Dapat MBG
Yusril Nilai Pilkada Tak Langsung Lebih Efektif, DPRD Dinilai Lebih Mudah Diawasi
Tragis! Tak Dibelikan Motor, Pemuda di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung
Wabup Barru Abustan Pastikan Bantuan Alsintan Tepat Sasaran dan Transparan
Bupati Sinjai Resmikan Parkir Elektronik Pasar Sentral, Tata Kelola Pasar Masuk Era Digital