2) penguatan manajemen data dan informasi terpadu terkait kondisi kemiskinan pada tingkat rumah tangga dan lingkungan komunitas setempat;
3) penguatan platform mekanisme kolaborasi stakeholders dalam pengelolaan program penanggulangan kemiskinan yang terpadu; dan
Baca Juga: Kritik Pedas Mahfud MD: dari Dugaan DPR Main Uang hingga Jatah Polisi untuk Pejabat
4) penyediaan kebijakan/regulasi terkait penguatan sistem nafkah keluarga untuk optimalisasi program penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Selatan.
5) pengawalan intervensi secara kolaboratif, bertahap, terukur, konsisten, terpadu dan tuntas pada sebuah rumag tangga untuk keluar dari zona kemiskinan.
Baca Juga: Tenaga Kesehatan Sinjai Adu Suara: Bupati Ratnawati Buka Lomba Karaoke HKN ke-61
Penugasan sejumlah strategi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja program pengentasan kemiskinan sehingga angka kemiskinan di Sulawesi Selatan dapat ditekan sesuai dengan target yang diharapkan.(*)
Artikel Terkait
Cegah Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga, Bupati Sinjai Tinjau Langsung Pasar Sentral dan Bagikan Celemek
Raih Pengakuan Nasional: Bupati Barru Andi Ina Jadi Satu-satunya Kepala Daerah Sulsel Ikuti KPPD Lemhannas RI
Bupati Sinjai Lepas 24 Atlet Anggar Menuju Pra Porprov 2025: Bawa Harapan di Tiga Nomor Pertandingan
BLUD UPT Puskesmas Ponre Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektor, Tekankan Sinergi Kolektif untuk Kesehatan
Tagline Okesi Barru Menggema di Lemhannas: Simbol Optimis, Kolaboratif, dan Sinergi
Berdasarkan Keputusan Presiden, Sekda Jufri Rahman Lantik 4 Fungsional Ahli Utama Lingkup Pemprov Sulsel
Dekranasda Sinjai Siapkan Sekretariat sebagai Galeri UMKM untuk Promosi Produk Lokal
Kepemimpinan di Lemhannas Bukan Sekadar Jabatan, Tapi Tanggung Jawab Menyiapkan Masa Depan Barru