Sulawesinetwork.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Pelatihan Fasilitator Perencana Anak Kabupaten Sinjai yang diikuti oleh puluhan pelajar dari sembilan kecamatan, termasuk pengurus Forum Anak Masseddi Kabupaten Sinjai.
Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat peran anak dalam proses perencanaan pembangunan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, di Gedung Command Center, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, pada hari Selasa, (7/10/2025)
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari peningkatan kapasitas Forum Anak dalam rangka persiapan pelaksanaan perencanaan tahun 2026 dan sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Musrenbang Anak Kabupaten.
Baca Juga: Heboh! Mahasiswi Nyaris Diperkosa Pria Berhijab di Indekos Makassar
"Tujuan pelatihan ini adalah bagaimana anak bisa menjadi agen perubahan dan bagaimana anak bisa menuju Indonesia Emas," tegas Haerani Dahlan.
Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan yang fokus pada isu anak ini. Ia juga menegaskan bahwa partisipasi anak merupakan amanah yang wajib dijamin oleh daerah.
"Berdasarkan amanah Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Partisipasi Anak melalui Forum Anak, negara menjamin pemenuhan hak anak untuk berpartisipasi dalam menyampaikan pandangan," jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Buka Lowongan Pendamping Desa Berdaya, Ini Kuota dan Syarat Pendaftaran
Mahyanto menerangkan bahwa partisipasi anak diartikan sebagai keterlibatan anak dalam pembangunan, mulai dari tahap pengusulan hingga pengawasan pembangunan yang harus berpihak pada kepentingan anak.
Ia juga mengatakan bahwa Pemkab Sinjai memastikan komitmen ini diwujudkan dengan melibatkan Forum Anak dalam setiap tahapan pembangunan.
"Bentuk partisipasi anak selalu diwujudkan oleh Pemkab Sinjai, salah satunya pelibatan mereka dalam semua tahapan perencanaan, yakni Musrenbang tingkat Desa, Kelurahan hingga Musrenbang tingkat Kabupaten," terang Wabup.
Baca Juga: Apresiasi Kemenkumham Sulsel: Bupati Sinjai Terima Penghargaan Atas Dukungan Posbakum Desa
Lebih lanjut, Wabup Mahyanto merinci bahwa bentuk partisipasi anak mencakup tiga model utama: konsultatif, kolaboratif, dan dipimpin oleh anak.
Peningkatan kapasitas melalui pelatihan ini diharapkan juga mampu membuat Forum Anak menjalankan perannya sebagai agen Pelopor dan Pelapor (2P) terkait isu-isu pemenuhan hak dan perlindungan anak di daerah mereka.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.
Baca Juga: Memperkuat Kolaborasi, DPRD dan ATR/BPN Bulukumba Bertemu Bahas Kemitraan Strategis
"Selamat mengikuti kegiatan. Semoga fasilitator perencana anak mampu mendukung program Kabupaten Layak Anak," pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri, Wakapolres Sinjai Kompol Tamar, Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib, Kepala DP3AP2KB Januar Rauf dan Plt. Sekretaris Dinas Kominfo dan Persandian Ika Mayasari. (*)
Artikel Terkait
Mentan Amran: Jaga Integritas, Tingkatkan Kinerja, dan Perbesar Kontribusi PTPN bagi Negara
Wabup Sinjai Hadiri Tradisi Mallemmang, Warga Pattongko Rayakan Syukur Usai Panen
Anak Buah Tito Geram: 25 Daerah Cuma Andalkan 'Anugerah Tuhan' Atasi Inflasi
Barru Jadi Kabupaten dengan 100 Persen Desa/Kelurahan Miliki Pos Bantuan Hukum, Bangun Kesadaran Masyarakat
Sekda Sinjai Terima Tim BPKP, Evaluasi SPIP Terintegrasi Ditarget Level 3
Bahlil Respons Pernyataan Purbaya soal Harga LPG 3 Kg: Menkeu Salah Baca Data
Mayat Pria Ditemukan di Bulukumba, SW Akui Panik Seret Jasad Korban Keluar Kamar