Sulawesinetwork.com - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jufri Rahman, memaparkan langkah-langkah strategis Pemprov dalam mendorong program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Sulsel.
Paparan ini disampaikan secara virtual kepada Tim Verifikator KKS Pusat dalam Verifikasi Lanjutan Tingkat Nasional Tahun 2025, Rabu, 27 Agustus 2025.
Jufri Rahman, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina KKS Provinsi Sulsel, menjelaskan bahwa Pemprov memiliki 10 peran utama dalam mendukung KKS.
Baca Juga: Kunker Komisi II DPR RI: Pemprov Sulsel dan DPR Bahas Penguatan BUMD untuk Tingkatkan PAD
Peran tersebut mencakup komitmen dan dukungan kebijakan dari Gubernur, advokasi berkesinambungan, sinergi antara tim pembina provinsi dan kabupaten/kota, pemanfaatan media, serta evaluasi rutin hingga tingkat desa.
"Ada 7 daerah yang telah menerbitkan Perda Kabupaten/Kota Sehat. Yakni Palopo, Kepulauan Selayar, Bone, Soppeng, Gowa, Pinrang, dan Luwu. Serta kita mendorong 17 daerah yang memiliki SK/surat edaran Bupati/Walikota untuk menerbitkan Perda KKS," jelasnya.
Jufri Rahman juga memaparkan visi "Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter" yang diusung oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wagub Fatmawati Rusdi.
Baca Juga: Dorong Kontribusi PAD, Wakil Bupati Barru Hadiri Kunjungan Komisi II DPR RI Bahas Peran BUMD
Visi ini didukung oleh empat misi utama, termasuk peningkatan kualitas SDM, ekonomi, transformasi digital, dan pembangunan infrastruktur.
Sebagai bukti nyata, Pemprov Sulsel telah melahirkan berbagai inovasi untuk mendukung KKS, antara lain:
- SINONA (Siap Antar Obat Anda Pada Pasien Rawat Jalan)
- SULSEL BERSINAR GENCARKAN (Sulawesi Selatan bebas Narkoba, Cari Mantu Bebas Narkoba)
- INSTING CERDIK (Intervensi Stunting dan Wasting, Responsif dan Komprehensif)
- Aplikasi e-RUBIK (Rumah Monitoring dan Evaluasi Berbasis Kinerja)
Baca Juga: Pertama di Sulsel, RSUD Bantaeng Hadirkan Laser Hemorrhoidoplasty Obati Wasir Dengan Mudah
Berkat komitmen tersebut, Pemprov Sulsel telah meraih penghargaan sebagai Tim Pembina KKS Terbaik Nasional empat kali berturut-turut sejak tahun 2017.
"Keberhasilan Kabupaten/Kota sehat di Sulsel ini tidak lepas dari komitmen bersama antara Pemerintah dan masyarakat, serta koordinasi dan komunikasi yang dilakukan secara intensif," tutup Jufri Rahman. (*)
Artikel Terkait
Hadiri Rakornas Kemendagri di Kendari, Bupati Bantaeng Bertekad Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
Bupati Sinjai Hadiri Gala Dinner Rakornas PHD 2025 di Sulawesi Tenggara
15.120 Balita di Sulsel Segera Terima Insentif Penanganan Stunting Rp 1 Juta
Pemkab Sinjai Tunjukkan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Lewat Forum Internasional
Pemprov dan DPRD Sulsel Sepakati KUA-PPAS 2026, Proyeksi Pendapatan Naik Jadi Rp10,9 Triliun
Wabup Sinjai Lepas Kontingen ISSI dan Judo ke Ajang Pra Porprov XVIII Sulsel 2025
Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo 25 Agustus di DPR Ricuh Gara-Gara Konten Fitnah