Ia juga menekankan bahwa perbedaan data yang kerap muncul di publik lebih disebabkan oleh perbedaan waktu rilis, metodologi, dan cakupan, bukan karena manipulasi.
Menurutnya, terdapat tiga jenis data yang perlu dipahami masyarakat: data statistik dasar (sensus dan survei BPS), data sektoral (yang dihasilkan OPD), serta data statistik khusus (survei lembaga independen).
Baca Juga: Dinilai Gagal Sehatkan Bank Perekonomian, BPR Ditutup OJK
Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, serta Plt. Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulsel. (*)
Artikel Terkait
Saat Pajak Rakyat Makin Berat, Ekonom Senior Minta Pemerintah Bongkar Skandal BLBI dan Stop Subsidi Rekap BCA dari APBN
Penanggulangan TBC Akan Jadi Prioritas Pemkab Sinjai di Tahun 2025
Ini Rekomendasi Parfum Teh untuk Aktivitas Seharian, Wanginya Segar dan Menenangkan
91 Ribu Guru PAI Ikuti PPG 2025, Mulai 2026 Terima Tunjangan Profesi Guru
Tim Resmob Polres Bulukumba Ringkus Residivis Curanmor, Dilumpuhkan Saat Coba Kabur
Fraksi PDIP Soroti APBN 2026: Transfer Daerah Menurun, Desa Bisa Melemah
Forkopimda Barru Kompak Nyanyikan 'Harmoni Merah Putih' di Malam Kemerdekaan