Sulawesinetwork.com - Kontestasi Pilkada Bulukumba 2024 semakin memanas setelah dua mantan juru bicara (jubir) tim pemenangan petahana secara mengejutkan memutuskan untuk mengalihkan dukungannya.
Ketiganya memilih mendukung ke pasangan calon bupati dan wakil bupati, Jamaluddin M. Syamsir (JMS) dan Tomy Satria Yulianto (TSY), atau yang dikenal dengan jargon JADIMI.
Langkah ini menjadi sorotan publik, mengingat ketiga tokoh tersebut sebelumnya dikenal sebagai loyalis petahana pada Pilkada Bulukumba 2020 lalu.
Baca Juga: 3 Atlet Putri dan 1 Putra Asal Bantaeng Sukses Raih Medali Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024
Kedua mantan jubir tersebut adalah Mukhrijil Hayyan dan Irwanto yang selama ini menjadi bagian penting dari strategi komunikasi tim petahana dalam Pilkada Bulukumba 2020 lalu.
Mukhrijil Hayyan yang juga mantan Ketua HMI Cabang Bulukumba menjelaskan alasan di balik keputusan keputusan mengalihkan dukungan, yaitu keyakinan mereka bahwa pasangan JADIMI menawarkan visi dan program yang lebih segar serta berpihak kepada masyarakat.
"Kami melihat ada semangat perubahan yang lebih jelas di pasangan JADIMI. Mereka menawarkan program yang realistis, yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga mempersiapkan Bulukumba untuk masa depan yang lebih baik. Setelah pertimbangan matang, kami memutuskan untuk mendukung JMS-TSY,” tegasnya, Sabtu, 14 September 2024.
Baca Juga: Disambut Meriah, Ilham Azikin: Saya Tidak Pernah Ragukan Kesetiaan Orang Borkal
Mukhrijil Hayyan yang akrab disapa Yayank itu menambahkan bahwa keputusan ini didasari oleh keinginan untuk membawa Bulukumba keluar dari stagnasi kepemimpinan yang dianggapnya kurang progresif dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menilai bahwa JMS dan TSY memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat, pengalaman, serta komitmen yang tinggi terhadap perubahan positif.
“Kami melihat bahwa selama ini pembangunan Bulukumba kurang optimal. Kami percaya, dengan kepemimpinan JMS-TSY, Bulukumba akan mengalami lompatan kemajuan yang signifikan. Pasangan ini tidak hanya punya visi, tapi juga rekam jejak yang jelas dalam mewujudkan program-program pro-rakyat,” kata Yayank.
Baca Juga: Kisah Abdul Azis, Pelatih Silat yang Setia Selama 50 Tahun Bersama Ilham Azikin
Sementara itu, Irwanto menekankan bahwa keputusan ini juga karena melihat JMS-TSY sebagai pemimpin yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, pasangan JADIMI selalu mendengarkan aspirasi rakyat dan terlibat langsung dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat.
"JMS-TSY itu sosok pemimpin yang turun ke lapangan, mendengar langsung suara rakyat, dan itu yang kami rasa dibutuhkan oleh Bulukumba saat ini. Mereka punya hati untuk rakyat, bukan sekadar janji di atas kertas,” ungkap Irwanto.