Sulawesinetwork - Pelantikan 40 anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan periode 2024-2029 dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2024.
Hanya saja, momen pelantikan kali, tradisi pemakaian pin emas berlambang DPRD tidak akan dilakukan.
Sebab, ketidakstabilan harga emas saat ini menjadi penyebab utama keputusan pemakaian pin emas tersebut ditiadakan.
Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Sulsel Klaim Netralitas ASN di Sulsel Masih Minim
"Khusus untuk pin emas, kami belum mengadakan karena anggaran belum cukup akibat harga emas yang belum stabil," ujar Ketua Panitia Pelantikan, Moh. Rifa beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Bicara Baik.
Rifai menjelaskan, bahwa menurut perencanaan anggaran di Sekretariat DPRD Bulukumba, setiap anggota DPRD seharusnya menerima pin emas berlogo DPRD dengan berat 5 gram.
Namun, lonjakan harga emas belakangan ini membuat anggaran yang telah disiapkan tidak mencukupi untuk memenuhi pengadaan pin tersebut.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Mundur, Rekomendasi Golkar di Pilkada Serentak 2024 Berpotensi Berubah
"Mungkin tambahan anggarannya akan kita bahas di perubahan. Tapi berapa total anggaran yang dibutuhkan belum bisa ditaksir karena harga emas masih naik turun," terangnya.
Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Bulukumba terpilih dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS), Dr Supriadi menanggapi dengan santai.
Menurut Supriadi, tidak disematkannya pin emas pada saat pelantikan nanti tidak menjadi persoalan.
Baca Juga: Tragis! Mayat Perempuan dalam Koper Merah Gegerkan Warga Sulsel
Sebab, yang menjadi substansi dari pelantikan tersebut adalah pengesahannya sebagai anggota DPRD Bulukumba.
"yang menjadi substansi pelantikan kan penyesahan kita sebagai anggota DPRD Bulukumba yang nantinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat", ucap pemilik satu kursi dapil Bontobahari-Bontotiro tersebut.
Artikel Terkait
Pemkab Bulukumba Terima UHC Awards 2024 dari BPJS Kesehatan
Jaga Pelestarian Alam, Desa Tana Towa Bulukumba Raih Penghargaan Proklim Utama dari KLHK
Pemerintah Akui Sulit Bayar TPP ASN karena PAD Minim, Bapenda Diminta Cari Sumber Pendapatan
POPULER! Soal Partai Golkar di Pilkada Jeneponto hingga Bocoran Nama Usungan Gerindra di Bulukumba
Airlangga Hartarto Mundur Dari Ketum Golkar, Benarkah?
Soal Usungan PKB di Pilkada Bulukumba 2024, Begini Kata TSY
Usung JMS di Pilkada Bulukumba 2024, Nirwan Arifuddin: Golkar Gaspol
Tragis! Mayat Perempuan dalam Koper Merah Gegerkan Warga Sulsel
Airlangga Hartarto Mundur, Rekomendasi Golkar di Pilkada Serentak 2024 Berpotensi Berubah
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Sulsel Klaim Netralitas ASN di Sulsel Masih Minim