"Jadi, apa yang kita lihat saat ini tampaknya ada ketegangan antara Andi Amran Sulaiman-Andi Sudirman dan Andi Iwan Darmawan Aras terkait siapa yang akan diusung oleh DPP Gerindra," ungkap Ali.
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara, Polres Bulukumba Gelar Bakti Sosial
Baca Juga: Paket IDAMAN Sulawesi Selatan Menguat di Pilgub Sulsel 2024, AIA-Adnan Bakal Dapat Tambahan Partai
Ali mengingatkan bahwa konflik internal seperti ini dapat membawa dampak buruk bagi kedua belah pihak.
"Konflik ini akan memunculkan persepsi publik yang negatif terhadap tokoh-tokoh Sulsel dan orang Gerindra di Sulsel," tambahnya.
Ali menekankan bahwa dalam menghadapi Pilkada serentak, dibutuhkan konsolidasi dan solidaritas yang kuat di internal partai.
Baca Juga: DPRD Bulukumba Apresiasi Lokakarya Australia-Indonesia Disability Research and Advocacy Network
Menurut Ali saat ini seluruh partai butuh konsolidasi dan solidaritas untuk menghadapi Pilkada serentak.
"Konflik internal hanya akan melemahkan posisi mereka di mata publik dan memperbesar peluang bagi pihak lain," tegas Ali.(*)
Artikel Terkait
RSUD HA Sulthan Daeng Radja Sosialisasi Tuberculosis di Hari Tembakau Sedunia
Pemerintah Umumkan Formasi CPNS dan PPPK 2024, Berikut Kouta Serta Instansinya
RSUD Padjonga Daeng Ngalle Kaji Banding Remunerasi di RSUD HA Sulthan Daeng Radja Bulukumba
Gerindra Kunci AIA Maju Pilgub Sulsel, Asah Andi Sudirman-Danny Pomanto Tertutup
Andi Iwan Aras dan Adnan Purichta Ichsan Berpasangan di Pilgub Sulsel 2024? ASS-Fatma Dapat Lawan Berat
Dua di Jeneponto, 1 Bulukumba, Rekomendasi Hanura untuk Pilkada Serentak Berlaku Hingga 3 Juli