Cita-Cita Jadi Kiai Kandas di Tangan Ibu Tiri! Tangis Ayah NS Pecah Kenang Bekal Rp50 Ribu Terakhir untuk Sang Santri

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:18 WIB
Ayah kandung NS, anak 12 tahun yang meninggal diduga karena dianiaya ibu tiri, bercita-cita ingin menjadi seorang kiai. (Instagram/abubhakirkeita)
Ayah kandung NS, anak 12 tahun yang meninggal diduga karena dianiaya ibu tiri, bercita-cita ingin menjadi seorang kiai. (Instagram/abubhakirkeita)

Sulawesinetwork.com – Di balik tragedi memilukan yang menimpa NS (12), bocah asal Jampangkulon, Sukabumi, tersimpan kisah tentang mimpi besar yang kini terkubur selamanya.

Sang ayah, Anwar Satibi, tak kuasa menahan air mata saat menceritakan keinginan mulia putra tercintanya yang ingin mendedikasikan hidup sebagai seorang Kiai.

NS yang meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) diduga menjadi korban penganiayaan berat oleh ibu tirinya sendiri.

Baca Juga: Tragedi Bocah 12 Tahun di Sukabumi: NS Meninggal dengan Luka Bakar, Ibu Tiri Diduga Pernah Berulah Setahun Lalu

Kasus ini kian menyayat hati publik setelah video rintihan korban yang menyebut ibunya sebagai pelaku kekerasan viral di jagat maya.

Bagi Anwar, NS adalah sosok anak yang berbeda. Di tengah tren anak-anak seusianya yang mengejar mimpi modern, NS justru memantapkan hati untuk menimba ilmu agama di pondok pesantren sejak setahun terakhir.

“Beda dari orang lain, dia ingin jadi kiai. Itu yang membuat saya sakit,” ucap Anwar sambil terisak di hadapan awak media, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga: Kisah Pilu Adit di Majalaya: Selalu Sisihkan Makanan Masjid untuk Nenek, Sering Hanya Makan Nasi Garam Kecap

Anwar juga mengenang momen terakhir yang menunjukkan kesederhanaan sang anak.

Saat ia pulang dari Sukabumi beberapa waktu lalu, NS tampak sangat bahagia hanya karena diberi uang saku sebesar Rp50.000 untuk bekal kembali ke pesantren.

"Alhamdulillah untuk bekal di pesantren," kenang Anwar menirukan ucapan syukur sang anak.

Baca Juga: Di Balik Duka Tragedi Kontainer Karawang: Sifa Cari Cincin Kenangan Terakhir Bersama Mendiang Mama

Meski sempat memberikan kesempatan kedua kepada istrinya atas aksi kekerasan serupa setahun lalu, Anwar kini bersikap tegas.

Ia meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini tanpa ada celah perdamaian lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X