Penemuan ladang ganja ini sebenarnya telah terdeteksi sejak September 2024, melalui penyelidikan Polri yang menangkap tersangka pemilik ladang.
Namun, mengungkap lokasi-lokasi tersembunyi membutuhkan waktu dan upaya ekstra.
Baca Juga: Utang Pajak Motor Lunas! Dedi Mulyadi Bebaskan Tunggakan, Waspada Pungli, Lapor Medsos!
"Ladang ganja itu biasanya ditanam di tempat-tempat yang relatif sulit untuk ditemukan, sehingga kita menurunkan petugas termasuk Kepala Balai Taman Nasional waktu itu, Polhut, Masyarakat Mitra Polhut dan juga Manggala Agni yang ada di sana, semua turun ke lapangan dibantu dengan teknologi drone," ujar Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut, Satyawan Pudyatmoko.
Penemuan ladang ganja ini menjadi bukti nyata bahwa TNBTS tidak hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga menjadi lokasi yang rawan terhadap aktivitas ilegal.
Upaya pemberantasan narkoba di kawasan ini akan terus berlanjut, dengan memanfaatkan teknologi dan kerja sama lintas instansi.(*)
Artikel Terkait
Mahasiswa IPB Adzra Nabila Sudah Ditemukan, Berikut Fakta dan Kronologi Penemuan Jenazahnya
Terlibat Transaksi Ganja 2 Kilogram, Honorer dan Montir di Sidrap Diamankan Polisi
Warga Desa Bijawang Bulukumba Digegerkan dengan Penemuan Mayat Laki-laki, Korban Tinggal Seorang Diri
Kuliner Khas Berbahan Dasar Kuda Kabupaten Jeneponto: Ada Ganja Makanan Khas Kaum Bangsawan
Hasil Penggeledahan Rumah Dinas Mentan SYL, Selain Penemuan Uang Miliaran, Hal Tak Terduga juga ditemukan
Warga Sidrap di Gegerkan Penemuan Mayat Perempuan, Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Operasi Senyap di Bromo: Bongkar Ladang Ganja, Bukan Staf TNBTS Pelakunya!
Misteri Ladang Ganja di Semeru: Benarkah Jasa Pendamping untuk Tutupi Aktivitas Ilegal?