Sentuhan Kemanusiaan Cinta Laura di Aceh: Peluk Anak-Anak Korban Banjir dan Maknai Arti Keteguhan Sejati

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Rabu, 18 Februari 2026 | 14:36 WIB
Cerita Cinta Laura terkait pengalamannya bertemu dengan para korban bencana di Aceh (Instagram.com/@claurakiehl)
Cerita Cinta Laura terkait pengalamannya bertemu dengan para korban bencana di Aceh (Instagram.com/@claurakiehl)

Sulawesinetwork.com – Di balik gemerlap dunia hiburan, aktris dan aktivis sosial Cinta Laura Kiehl menunjukkan sisi empati yang mendalam.

Baru-baru ini, ia terjun langsung menemui para pengungsi korban banjir bandang di wilayah Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang masih berjuang di tengah keterbatasan pascabencana besar akhir tahun lalu.

Kunjungan ini menjadi momen emosional bagi Cinta, mengingat duka akibat bencana November 2025 tersebut masih menyisakan trauma mendalam dan kerusakan infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia di AS Sambut Hangat Kunjungan Presiden Prabowo: Titip Harapan untuk Hilirisasi Riset dan Perlindungan WNI

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@claurakiehl) pada Rabu (18/2/2026), Cinta membagikan potret dirinya yang sedang memeluk erat anak-anak di tenda pengungsian.

Ia menggambarkan kondisi memprihatinkan yang harus dihadapi para generasi penerus bangsa tersebut setiap harinya.

"Aku bertemu anak-anak yang kehilangan tempat tinggal, yang belajar di dalam tenda tanpa meja, tanpa listrik, tanpa buku yang layak," tulis Cinta dalam keterangan unggahannya.

Baca Juga: Polemik Wakaf Al-Quran: Taqy Malik Tantang Randy Permana Tabayyun Usai Tudingan 'Mark Up' Harga

Selain kendala fasilitas belajar, Cinta juga menyoroti masalah sanitasi dan kenyamanan.

Para pengungsi harus berbagi kamar mandi dengan banyak orang dan kerap dihantui lumpur yang masuk ke dalam tenda setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Meski hidup dalam kondisi serba sulit, satu hal yang membuat pelantun lagu Guardian Angel ini terkesima adalah semangat juang para korban.

Baca Juga: Tapanuli Tengah Kembali Berduka: Banjir dan Longsor Bertubi-tubi di Tengah Luka Bencana 2025 yang Belum Pulih

Alih-alih meratap, anak-anak dan orang tua di pengungsian tetap menyambut kehadirannya dengan senyuman hangat.

Menurut Cinta, ketangguhan mental mereka di tengah trauma kehilangan harta benda adalah definisi dari sebuah kekuatan yang luar biasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X