Sulawesinetwork.com - Perseteruan sengit antara musisi legendaris Ahmad Dhani dan vokalis kharismatik Ariel NOAH mengenai hak cipta dan royalti musik kian memanas.
Di tengah badai kritik yang menerpanya, Ariel akhirnya angkat bicara, mengungkapkan keinginannya untuk menciptakan sistem yang lebih fleksibel dan adil bagi para musisi.
Ariel menegaskan bahwa ia tidak ingin memberatkan penyanyi lain dengan proses perizinan yang rumit saat membawakan lagu-lagunya.
"Sebagai pencipta lagu, saya ingin mempermudah orang lain untuk bisa menyanyikan lagu saya. Karena hal itu sesuai dengan semangat awal saya menciptakan sebuah lagu, yaitu untuk menghibur semua orang," ujarnya dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya.
Ariel menyoroti sistem direct license yang digagas Ahmad Dhani, menyatakan bahwa regulasi yang belum jelas berpotensi menimbulkan masalah baru di industri musik.
Ia menekankan pentingnya peran negara dalam mengatur mekanisme hak cipta, guna mencegah kebingungan dan perpecahan di kalangan musisi.
Baca Juga: Palembang Bangkit! 1 Ton Rendang, Balasan Elegan untuk Konten Viral yang Kontroversial
"Menurut saya, yang paling penting sekarang adalah negara hadir untuk mengatur sementara waktu sampai undang-undang yang baru selesai direvisi dan LMK harus secepatnya memperbaiki kinerjanya," lanjutnya.
Meskipun menyadari kekurangan LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) saat ini, Ariel tetap berpendapat bahwa perbaikan adalah solusi terbaik, bukan penghapusan.
Ia merasa direct license mungkin cocok untuk beberapa musisi, tetapi tidak ideal bagi semua pencipta lagu.
Baca Juga: Adu Gengsi: Spesifikasi, Fitur, dan Performa Redmi A5 vs Samsung Galaxy A36 5G
"Kalau untuk saya pribadi, sebagai pencipta lagu saya merasa tidak mampu untuk melaksanakan direct licensing seperti yang dibicarakan saat ini. Saya masih membutuhkan LMK untuk mendapatkan atau mengelola hak saya. Tentunya LMK yang kredibel dan bisa dipercaya," tegasnya.
Ariel juga menyoroti kekecewaan promotor pertunjukan terhadap LMK, yang menurutnya menjadi salah satu pemicu munculnya inisiatif direct license.
Artikel Terkait
Ini Pendapat Ustadz Felix Siauw Soal Hukum Mendengarkan Musik Dalam Islam
Setiap 21 Juni Diperingari Hari Musik Sedunia. Lalu Bagaimana Asal Mula Sejarah Tersebut?
Bumi Fest 2023 Dibatalkan! Jangan Khawatir, Berikut Jadwal Konser Musik Makassar Selama September 2023
Rossa, Shaggydog dan Kotak akan Tampil di Makassar. Berikut Jadwal Lengkap Konser Musik Bulan Oktober 2023
Mulan Jameela Tunjukkan Solidaritas ke Band Sukatani: Siap Tindak Tegas Jika Musik 'Bayar Bayar Bayar' Dihalang-halangi!
Audiensi dengan PAPPRI Sulsel, Fatmawati Rusdi: Kita Harus Bangga dengan Musik Lokal
Dari Panggung Musik ke Kursi Direktur Utama: Ifan Seventeen Pimpin PFN, Pro dan Kontra Menggema!
Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN: Dari Panggung Musik ke Puncak Industri Film, KPK Ingatkan Kewajiban LHKPN!
Ariel NOAH Geram! LMK Kurang Transparan, Royalti Musisi Tak Jelas!
Ariel NOAH Soroti Royalti: Belum Ada Keadilan untuk Pencipta dan Pengguna!