Sulawesinetwork.com - Pemerintah Indonesia akan menyiapkan Pulau Galang sebagai tempat pengobatan bagi 2.000 warga Gaza yang menjadi korban konflik.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, di Jakarta pada Kamis (7/8/2025).
Hasan Nasbi menjelaskan bahwa Pulau Galang dipilih karena memiliki fasilitas rumah sakit dan fasilitas pendukung yang memadai.
Baca Juga: Semarak Puncak Hari Anak Nasional ke-41 di Sinjai: Anak Hebat, Indonesia Kuat
Selain itu, lokasinya yang terpisah dari pemukiman warga dinilai ideal, mirip dengan saat pulau tersebut digunakan untuk penanganan COVID-19.
Hasan Nasbi menegaskan bahwa kedatangan 2.000 warga Gaza ini bukanlah bentuk evakuasi permanen.
"Ini bukan evakuasi, ini untuk pengobatan, jadi setelah sembuh, setelah selesai pengobatan, mereka akan kembali lagi ke Gaza," jelasnya.
Menurutnya, program ini adalah operasi kemanusiaan untuk membantu sebanyak mungkin warga Gaza yang membutuhkan. (*)
Artikel Terkait
Perbandingan Kuteks Murah: Implora vs Tone
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi ke Kader HMI: Perempuan Bugis-Makassar Punya Identitas Kuat dan Berani Berperan
Pemkab Sinjai Ikut Rakor Kemenko Polhukam untuk Percepatan Transformasi Digital
Kompor Induksi Harga Premium vs Ekonomis, Menimbang Fitur dan Kebutuhan Sebelum Membeli
Presiden Prabowo Nyatakan Cadangan Pangan Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah
Bupati Sinjai Pimpin Monev PAD, Optimistis Target Tercapai
Pansus DPRD Bulukumba Kebut Pembahasan RPJMD 2025-2029