Langkah ini dilakukan Oppo dan Realme untuk memulihkan kepercayaan konsumen yang merasa dirugikan.
Baca Juga: Terungkap! Penjual Air Zamzam Palsu Raup 41 Miliar Dalam Setahun
Kasus ini menjadi sorotan di Thailand karena banyak pengguna merasa dirugikan akibat aplikasi yang otomatis terinstal tanpa persetujuan.
Selain itu, potensi pelanggaran data pribadi yang dilakukan oleh aplikasi tersebut menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan perangkat pintar.
Pakar teknologi di Thailand juga mengingatkan para pengguna untuk selalu berhati-hati terhadap aplikasi bawaan yang muncul di perangkat mereka.
"Pengguna harus lebih waspada terhadap aplikasi bawaan yang mungkin mengakses informasi pribadi tanpa izin," kata seorang analis keamanan siber di Bangkok.
Dengan adanya permintaan maaf ini, diharapkan Oppo dan Realme dapat memperbaiki sistem mereka untuk melindungi hak-hak konsumen.***
Artikel Terkait
Wisata Religi Makam Datuk Tiro di Bulukumba, Jejak Sejarah Islam di Butta Panrita Lopi
Cara Daftar Akun SNPMB 2025 yang Dibuka 13 Januari, Berlaku untuk SNBP, SNBT dan Gap Year
Carmen Resmi Jadi Idol SM Entertainment Pertama dari Indonesia, Teaser Perdana Tayang di SMTOWN LIVE 2025
Banyak Iklan Judol di Meta Akibat Tak Ada Regulasi Aturan Sosmed dari Pemerintah: Tegur Wadahnya, Tegur Meta!
Kluivert Sebut Pemain Lokal Jadi 'Jantung' Garuda, Ini 5 Produk Asli Liga Indo yang Pernah Tampil Apik di Laga Fenomenal Kontra Arab Saudi!
Dear Kluivert: Anggap Tekanan Warganet Sebagai Dukungan, Begini Sederet Hal yang Dirasakan STY Selama 5 Tahun Jadi Pelatih Garuda
Terungkap! Penjual Air Zamzam Palsu Raup 41 Miliar Dalam Setahun
Tega! Orang Tua Tinggalkan Jasad Bayi Sendiri di Rumah Sakit, Alasannya Karena Hal Ini
Harga Cabai Semakin 'Pedas', 36 Provinsi Catat Kenaikan Hingga Puluhan Persen
TikTok Terancam Diblokir Mulai 19 Januari 2025, Benarkah?