Di sisi lain, PSSI pun menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari mengatur hotel secara independen, mengirim tim advance, hingga mengantisipasi keterlambatan pemain Eropa yang baru bisa datang mendekati laga.
Meski begitu, Erick mengakui terdapat hal-hal yang berada di luar kendali pihaknya.
“Ini realita yang harus kita hadapi,” tegasnya.
Strategi Kluivert: Ada di Puzzle, Bukan Tekanan
Baca Juga: Sejauh Menaker Yassierli Kejar Target Lapangan Kerja, Ada Seleksi Karyawan yang Jadi Rintangan
Berbeda dengan PSSI yang fokus pada tekanan eksternal, Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert justru membawa perspektif lain.
Dalam siniar The Haye Way yang tayang pada Sabtu 20 September 2025, Patrick menegaskan inti dari persiapan adalah membangun kekuatan dari dalam tim.
“Pertandingan di September benar-benar penting, saya melihat para pemain sangat mempersiapkan diri dalam 2 laga persahabatan di Surabaya untuk bisa terpilih ke periode berikutnya di Oktober,” kata Kluivert.
Baca Juga: Rekam Jejak Dony Oskaria yang Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN, Terungkap Punya Kekayaan Rp33,5 Miliar
Mantan bomber Barcelona ini mengakui peringkat FIFA Indonesia jauh di bawah Arab Saudi dan Irak.
Kendati demikian, Kluivert menilai hal itu bukan masalah utama bagi tim kepelatihan Timnas Indonesia yang dipimpin olehnya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya ke BGN untuk MBG, Dana Nganggur Bakal Ditarik dan Dialihkan
“Kita perlu memiliki mindset yang benar, kita tidak boleh melupakan rencana apa yang sudah kita lakukan di pertandingan kualifikasi Round 3,” ucapnya.
Keseimbangan Jadi Kunci
Menurut Kluivert, tantangan terbesar bagi Garuda bukan tekanan eksternal, melainkan bagaimana menyusun puzzle keseimbangan tim.
Artikel Terkait
Jelang Babak Kualifikasi Porda Cabor Petanque, KONI Bantaeng Luncurkan Aplikasi Obor
BUMD Sulsel Gandeng Vingroup, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman: Langkah Penting Transisi Energi Hijau
Mediapreneur Talks Promedia 2025 Hadir di Kota Surabaya, Seminar Bisnis yang Terbuka untuk Jurnalis hingga Pengusaha Media
Gerakan Pangan Murah di Sinjai Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Raihan Anak Pengupas Bawang di Makassar: Tanpa Sekolah Rakyat, Saya Tak Bayangkan Bisa Sekolah
208 Warga Binaan Ikut Perkemahan Satya Dharma Bhakti di Lapas Makassar
Wakil Bupati Bantaeng Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terkait Ranperda Perubahan APBD 2025