1. Tidak Konsisten Memilih Formasi
Dalam kesempatan berbeda, Curacao Football News menyoroti susunan formasi Kluivert yang diterapkan untuk timnasnya yang acapkali tidak konsisten.
"Pada tahun 2015, (Kluivert) menggunakan formasi 4-3-3. tapi pada tahun 2021 formasinya berubah di setiap pertandingan, sehingga kami tidak bisa benar-benar memberitahu publik," begitu pernyataan media asal Curacao melalui akun Twitter @Curacaofootbal1, pada Senin, 6 Januari 2025.
Suatu hal yang berbanding terbalik dengan era kepemimpinan STY yang hanya menggunakan satu formasi andalan, yakni 3-4-3 dengan perubahan minor sepanjang kariernya di Indonesia selama hampir 5 tahun.
Dari sisi lain, perubahan formasi yang tidak konsisten juga kerap digunakan pelatih untuk menyesuaikan kebutuhan tim atau lawan yang dihadapi.
Meskipun dinilai tidak konsisten dalam menentukan formasi, Kluivert juga dikenal memiliki permainan yang adaptif dan kreasi serangan dari umpan-umpan pendek yang ditampilkan para pemain Curacao.
2. Jago Rekrut Pemain, tapi Strateginya Membingungkan
Kluivert juga mendapatkan sorotan khusus dari Media Curacao, yakni terkait pemilihan pemain tim nasional.
Curacao Football News dalam kesempatan yang sama, menuturkan Kluivert menjadi magnet bagi para pemain untuk berupaya ikut seleksi demi bisa merasakan pengalaman dilatih oleh sang legenda asal Belanda itu.
"Dalam hal pemilihan pemain dia bagus. Para pemain yang bergabung dengan kami pada tahun 2015 hanya bergabung karena dia adalah manajernya," terang media asal Curacao.
Sementara itu, media asal Curacao menyebut strategi yang diterapkan Kluivert sebagai juru taktik timnasnya sungguh membingungkan.
Bahkan, Curacao Football News tidak segan menyebut taktik yang dijalankan Timnas Curacao di bawah kepemimpinan Kluivert itu tergolong buruk.
Artikel Terkait
PSSI Ungkap Ciri-ciri Direktur Teknik Timnas yang Mengarah ke Pelatih Legendari Jerman Joachim Low
Pengamat Sebut Gaya Permainan PSM Makassar Mirip Tim Liga Inggris, Pelatih Harus Lakukan Perbaikan
Kisah Abdul Azis, Pelatih Silat yang Setia Selama 50 Tahun Bersama Ilham Azikin
Ketika Jemari Fabrizio Romano Ketik 'Here We Go' untuk Patrick Kluivert Jadi Pelatih Pengganti STY, Sesuai Kode Erick Thohir?
Dear Ketum PSSI: Hati-Hati Salah Melangkah, Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert
Bakal Meroket atau Merosot? Begini Lika-Liku Perjalanan STY Bawa Garuda Naik 46 Peringkat di Ranking FIFA yang Wajib Diketahui Pelatih Baru PSSI
Ciri Khas Strategi Kluivert Kala Jadi Pelatih Timnas Curacao hingga Adana Demirspor: Menyerang dan Tajam di Atas Lapangan!
3 Alasan Patrick Kluivert 'Ngebet' Jadi Pelatih Anyar Timnas Indonesia, Salah Satunya Soal Fanatisme Suporter Sepak Bola Tanah Air!