Kerusakan infrastruktur di wilayah Kuranji dilaporkan terus bertambah seiring kuatnya tekanan arus air.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada hingga beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Mahfud MD 'Buka Kartu' Hukum 2025: Sindir Korupsi Pagar Laut hingga Whoosh yang Mandek
Berdasarkan pantauan dinamika atmosfer, wilayah Sumatera Barat masih berada dalam zona merah potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG memperkirakan cuaca ekstrem yang disertai angin kencang ini masih akan bertahan setidaknya hingga 4 Januari 2026.
Warga yang tinggal di area perbukitan dan bantaran sungai diminta untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika curah hujan tidak kunjung reda.(*)
Artikel Terkait
KLH Hantam 21 Perusahaan di Puncak Bogor: Diduga Biang Kerok Longsor dan Banjir Jakarta!
Banjir Tunjangan, Begini Kekayaan Fantastis Anggota DPR
Pemkab Sinjai Lobi PUPR, Usulkan Proyek Strategis Cegah Banjir dan Amankan Air Baku
Banjir Rendam Jalur Trans Sulawesi Barru: Bupati Andi Ina Turun Langsung Pimpin Penanganan Darurat
Tindak Lanjut Instruksi Bupati: DLH Barru Tinjau Lokasi Tambang Penyebab Banjir di Mallusetasi
Mitigasi Bencana Banjir, Gubernur Sulsel Normalisasi Sungai Suli di Luwu Senilai Rp18,7 Miliar
Gubernur Sulsel Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Gubernur Sulsel Salurkan Tiga Truk Air Bersih Siap Minum untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
PUPR Sinjai Keruk Drainase di Tekolampe dan Yahya Mathan Cegah Banjir Kota
Tim Kemanusiaan Pemkab Barru Tembus Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Logistik untuk Korban Banjir