Gunungkidul, Yogyakarta
Pada Senin, 15 September 2025, terdapat 19 siswa dari tiga sekolah di Semin juga dilaporkan mengalami keracunan yang diduga setelah mengonsumsi menu MBG.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono telah menyatakan, pihaknya langsung melakukan uji sampel makanan di laboratorium usai kejadian tersebut.
Alarm Serius untuk Program MBG
Baca Juga: Menilik Rekam Jejak Erick Thohir: dari Inter Milan hingga Kursi Menpora
Rentetan kasus dalam sepekan terakhir memunculkan alarm serius terhadap pelaksanaan program MBG di lingkungan sekolah SD hingga SMA.
Alih-alih memberi gizi tambahan bagi anak sekolah, sebagian publik mengingatkan agar jangan sampai ke depan banyak siswa jatuh sakit dalam jumlah besar.
Kendati sebagian besar pasien sudah dipulangkan, gelombang kasus keracunan di 6 wilayah berbeda itu menuntut evaluasi ketat dari pemerintah pusat hingga daerah.
Terlebih, distribusi makanan gratis ini melibatkan banyak pihak, mulai dari dapur penyedia, sekolah, hingga pengawas di lapangan. (*)
Artikel Terkait
Bupati Ajak Guru Teladani Rasul dan Siap Kawal Langsung Program Pemerintah
Tahap Akhir Proses Seleksi Pimpinan Baznas, Bupati Uji Nurdin Verifikasi Faktual
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Angkat Nama-Nama Baru Isi Pos Strategis
Patroli Cipkon Polsek Gantarang Hingga Ke Perbatasan Wilayah, Wujudkan Situasi Aman
Sekda Sulsel Pimpin HLM TPID Zona 3 di Sidrap Bahas Strategi Pengendalian Inflasi
Di Balik Gelombang Reshuffle Kabinet Prabowo, Ada Tokoh Sentral yang Datang dan Pergi Sejak era Presiden SBY
Jadi Menko Polkam Baru, Djamari Chaniago Beberkan Respons Reformasi Kepolisian