Muncul saat Gen Z Terdampak Covid-19
Usut punya usut, Generasi Z disebut sebagai motor utama dari tren ini. Terlahir di era teknologi, mereka tumbuh bersama media sosial.
Maka tak heran jika banyak anak muda kini lebih memilih menyalurkan kreativitas lewat konten digital daripada terikat pada pekerjaan kantoran.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Lepas Jenazah Mantan Sekprov Mappatoeroeng Parawansa dengan Penuh Duka
Dari sisi yang lain, pandemi Covid-19 semakin mempercepat tren ini. Saat banyak orang bekerja dari rumah, muncul kesadaran bahwa mencari nafkah tidak selalu harus di kantor.
Hal itu membuat passion economy dianggap sebagai fenomena kerja yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Perkembangan media sosial dan platform digital pun kini dinilai telah mempermudah siapa pun untuk memonetisasi keterampilan.
Tidak perlu menjadi selebritas besar, cukup dengan menghadirkan sesuatu yang unik dan konsisten, peluang untuk mendapat penghasilan terbuka lebar.
Artikel Terkait
Prabowo Siapkan Rp1.376 Triliun untuk Bansos, Makan Bergizi Gratis hingga Subsidi Energi
Cukai Minuman Berpemanis Siap Berlaku pada 2026, DPR Pastikan Tarif Dikonsultasikan
Soal Tudingan Orang Tua Siswa Enggan Melepas Anaknya ke Sekolah Rakyat, Ini Jawaban Kadisdik Barru
Tryout TKA Akbar Ruangguru di Bulukumba: Ratusan Siswa Siap Hadapi PTN dengan Strategi Baru!
Wakil Bupati Barru Buka Lomba Balap Taksi Gabah, Ajang Positif Salurkan Hobi dan Tingkatkan Ekonomi Lokal
Bupati Bantaeng Hadiri Peringatan Hari Koperasi ke-78 di Jeneponto, Dukung Peran Kopdes Merah Putih
Harkopnas ke-78 Sulsel Dipusatkan di Jeneponto, Bupati Sinjai: Koperasi Tulang Punggung Ekonomi Rakyat