4. Membiayai Anak yang Sudah Dewasa
Kebiasaan ini bisa mengancam tabungan pensiun orang tua. Jonathan Merry menyarankan agar orang tua membantu anak untuk mandiri dan lebih fokus pada dana hari tua mereka sendiri.
5. Berhemat Berlebihan (Frugal)
Berhemat itu baik, tetapi terlalu pelit bisa merugikan. Percy Grunwald dari Compare Banks menjelaskan bahwa membeli barang murah yang cepat rusak justru akan membuat pengeluaran lebih besar di kemudian hari. Lebih baik membeli barang berkualitas yang lebih awet.
Baca Juga: Semarak Puncak Hari Anak Nasional ke-41 di Sinjai: Anak Hebat, Indonesia Kuat
6. Gaya Hidup Tidak Sesuai Kemampuan
Seiring kenaikan gaji, banyak orang menaikkan gaya hidup mereka. Dennis Shirshikov dari Awning menyebut, merasa "mampu" membayar belum tentu berarti layak secara finansial.
7. Pengeluaran karena Tekanan Sosial Gengsi)
Pengeluaran untuk membeli gawai terbaru atau liburan mewah demi terlihat "setara" dengan lingkungan sosial bisa membuat kondisi finansial rapuh, meskipun penghasilan besar.
Ketujuh kesalahan ini, jika tidak disadari, bisa berdampak fatal bagi kondisi keuangan jangka panjang, termasuk kegagalan mempersiapkan dana pensiun. (*)
Artikel Terkait
Dua Lip Cream Multifungsi: Solusi Cepat untuk Tampilan Standout
Raffi Ahmad Bagikan Kiat Sukses Memulai Bisnis dari Nol
Perbandingan Kuteks Murah: Implora vs Tone
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi ke Kader HMI: Perempuan Bugis-Makassar Punya Identitas Kuat dan Berani Berperan
Pemkab Sinjai Ikut Rakor Kemenko Polhukam untuk Percepatan Transformasi Digital
Kompor Induksi Harga Premium vs Ekonomis, Menimbang Fitur dan Kebutuhan Sebelum Membeli
Pemerintah Percepat Operasi Pasar dan Tindak Tegas Pengoplos Beras, Menko Pangan: Masyarakat Tak Usah Khawatir