Dalam sesi ini, Prof. Aidir Amin Daud membagikan pengalamannya dalam mendigitalisasi layanan hukum, termasuk keberhasilan memangkas biaya verifikasi partai politik hingga 98,5 persen demi menciptakan birokrasi yang efisien dan transparan.
Secara khusus, Prof. Aidir juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kompilasi 101 inovasi CPNS Bulukumba yang didokumentasikan dalam bentuk majalah. Menurutnya, hal tersebut merepresentasikan wajah birokrasi yang modern dan menarik.
Baca Juga: Warga Bulukumba Digegerkan Penemuan Mayat di Lorong Cahaya Jurana, Polisi Lakukan Penyelidikan
"Inovasi adalah kunci untuk menerabas kelambanan administrasi. Pesan saya, kreatif itu penting dan jangan pernah menyerah pada situasi," ungkap Prof. Aidir. (*)