info-sulawesi

DPRD Bulukumba Sidak Gedung Perawatan Jantung yang Anggarannya Capai Rp22 Miliar, Ini yang Ditemukan

Kamis, 2 April 2026 | 15:55 WIB
DPRD Bulukumba melakukan sidak di gedung perawatan jantung terpadu.

Sulawesinetwork.com - Sejumlah anggota DPRD Bulukumba melakukan inspeksi mendakak atau sidak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Anggota DPRD Bulukumba yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati itu menemukan beberapa hal.

Sidak yang dilakukan sejumlah anggota DPRD dari lintas fraksi ini bertujuan untuk melihat secara langsung proyek pembangunan gedung baru di RSUD Andi Sultan Daeng Radja Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: ASN Eselon I dan II tak Ikut Skema WFH Sekali Seminggu, Ini Daftar Lainnya

Salah satu bangunan yang disidak adalah Gedung Perawatan Jantung Terpadu (PJT) yang menelan anggaran lebih dari Rp22 miliar. Dimana rombongan diterima langsung Direktur RSUD Andi Sulthan Daeng Radja, Rizal Ridwan Dappi.

Sidak Pansus LKPJ Bupati dipimpin Ketua Pansus, Syamsir Paro (PAN), bersama sejumlah anggota Pansus lainnya, di antaranya Rizal Sarib (PKS), Jusman (Golkar), Andi Usdar (Gerindra), H Safiuddin (PKS), dan Syamsir Siregar (PKB).

Sidak yang dilakukan tersebut juga sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap berbagai proyek yang telah dikerjakan pemerintah.

Baca Juga: Kasus Cukai Rokok Ilegal Menguat, KPK Diminta Transparan Usut Jaringan Pengusaha dan Oknum DJBC

Selain memastikan pelaksanaan proyek yang tepat, DPRD juga melakukan pengecekan sejumlah fasilitas serta ketersediaan alat kesehatan di RSUD Andi Sultan Daeng Radja.

Lagislator Gerindra, Andi Usdar yang dikonfirmasi terkait sidak tersebut mengungkapkan jika pelaksaan pembangunan gedung perawatan jantung terpadu itu sudah sesuai perencanaan.

"Sejauh ini pembangunan gedung parawatan jantung sudah sesuai dengan perencanaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan," ungkapnya.

Baca Juga: Getaran Dahsyat Akibat Gempa Bermagnitudo 7,6 Dilaporkan Rusak Fasilitas Publik di Malut hingga Sulut

Meski ditemukan adanya beberapa bagian yang masih dilakukan pekerjaan. Namun Andi Usdar menilai jika hal itu bagian dari penyempurnaan gedung agar dapat lebih meksimal lagi.

"Ada sedikit pekerjaan yang sedang diselesaikan tapi secara umum sudah sesuai. Pengerjaan itupun juga bagian dari penyempurnaan," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini