Sulawesinetwork.com - Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU 74.926.45 yang berlokasi di Litha, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (30/03/2026) sore.
Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait panjangnya antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Dalam kegiatan itu, Bupati Ratnawati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai, H. Andi Mandasini, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Krisis Pangan, Andi Utta Ajak Petani Beralih ke Sistem Modern
Di sela-sela peninjauan, Bupati Ratnawati Arif menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait kondisi tersebut.
Ia memastikan bahwa pasokan BBM di wilayah Sinjai dalam kondisi aman.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, dan mereka menjamin ketersediaan pasokan BBM. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya di hadapan warga yang membeli BBM.
Baca Juga: Peningkatan Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Dikebut, Target Fungsional Mei 2026
Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi dapat merata.
“Beli sesuai kebutuhan saja. Jangan berlebihan, karena kasihan pengguna lain yang tidak kebagian. Insya Allah setiap hari ada pasokan dan ini sudah dijamin oleh Pertamina,” tambahnya.
Selain itu, Bupati menyoroti praktik penjualan BBM oleh pengecer dengan harga yang tidak wajar.
Pemerintah daerah, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menertibkan hal tersebut.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait pengecer yang menjual BBM dengan harga tidak wajar. Tidak boleh ada yang menjual secara berlebihan,” tegasnya.