info-sulawesi

Diresmikan Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman Support Program Jembatan Gantung TNI di Maros untuk Akses Anak Sekolah

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko saat berdialog virtual dengan Presiden Prabowo Subianto di lokasi pembangunan jembatan gantung Kecamatan Tompobulu, Maros. (Sulawesinetwork.com)

Sulawesinetwork.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri peluncuran program strategis nasional Launching 200 Titik Jembatan Gantung Aramco dan Belly sebagai Perintis Garuda se-Indonesia.

Kegiatan yang diinisiasi oleh TNI AD ini diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Istana Kepresidenan, Senin (9/3/2026).

Salah satu titik krusial dari program ini berlokasi di Kabupaten Maros, tepatnya menghubungkan Desa Bonto Manurung dan Desa Bonto Matinggi di Kecamatan Tompobulu.

Baca Juga: Kapolres Bulukumba Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026

Andi Sudirman Sulaiman menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif TNI AD ini.

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil merupakan solusi konkret untuk mempercepat mobilitas warga dan memperkuat infrastruktur fisik di wilayah pedesaan yang selama ini sulit dijangkau.

“Tentu kami mensupport adanya program ini. Kami berharap jembatan ini dapat meningkatkan aksesibilitas di pedesaan, mempercepat mobilitas warga, utamanya untuk penyeberangan anak sekolah agar lebih aman,” ujar Andi Sudirman saat meninjau lokasi di Maros.

Baca Juga: Dekranasda Bulukumba Dorong Inovasi Tenun Bira, Pengrajin Dapat Pelatihan Desain Modern

Jembatan yang tengah dibangun tersebut memiliki bentang sepanjang 70 meter, yang akan memutus isolasi geografis antara dua desa di Tompobulu tersebut.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, yang hadir mendampingi Gubernur, melaporkan bahwa pengerjaan jembatan gantung di Maros saat ini telah mencapai progres sekitar 60 persen.

Pihaknya berkomitmen untuk mempercepat pengerjaan agar jembatan bisa segera digunakan oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Aksi Bhayangkari Peduli, Polres Bulukumba Bantu Korban Kebakaran 14 Rumah di Terang-Terang

Program "Perintis Garuda" ini menargetkan ratusan titik jembatan di seluruh Indonesia guna memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi akibat kendala infrastruktur penyeberangan.

Dalam sesi dialog virtual, Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada jajaran TNI dan Pemerintah Daerah untuk terus mengawal keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kepentingan rakyat kecil.

Halaman:

Tags

Terkini