info-sulawesi

Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:59 WIB
Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib.

Sulawesinetwork.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi ekonomi daerah dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian global tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulawesi Selatan yang diwakili Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib, saat membuka kegiatan Outlook Ekonomi 2026 Herald Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Jumat malam, 23 Januari 2026.

Dalam sambutan Kepala Diskominfo-SP Sulsel Andi Winarno Eka Putra yang dibacakan Sultan Rakib, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Herald Indonesia atas penyelenggaraan forum Outlook Ekonomi yang mengangkat tema membaca arah ekonomi daerah dan nasional 2026.

Baca Juga: Festival Pinisi Kembali Masuk KEN 2026, Bukti Konsistensi Pariwisata Bulukumba

Forum tersebut dinilai relevan dan strategis serta sejalan dengan agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sulawesi Selatan, kata Sultan Rakib, terus berupaya memperkuat perannya sebagai lokomotif ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

Namun demikian, tantangan ke depan tidaklah ringan, mengingat adanya ketidakpastian global yang beriringan dengan peluang besar pada sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital.

Baca Juga: Dekranasda dan Disperindag Bulukumba Gelar Pelatihan Anyaman Berbasis Potensi Lokal

“Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dan rumah sakit regional provinsi dengan skema multiyears. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulsel untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulsel,” kata Sultan Rakib dalam sambutannya.

Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup perbaikan dan peningkatan kualitas jalan serta jembatan yang masuk dalam kriteria lalu lintas harian rata-rata (LHR) tinggi, wilayah terisolasi, dan kondisi jalan rusak.

Baca Juga: Fahidin HDK dan Syahruni Haris Hadiri Musrenbang Kelurahan Bentenge, Dorong Pembangunan Prioritas

Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas jalur utama transportasi barang dan jasa antarwilayah, kawasan wisata, serta kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan dan bandara.

Selain infrastruktur konektivitas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga melakukan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 54.000 hektare.

Program ini ditujukan untuk memperkuat sektor pertanian dan mendukung kemandirian pangan daerah, sekaligus meningkatkan produktivitas petani dan memperluas areal pertanian beririgasi teknis.

Halaman:

Tags

Terkini