Sederet nama diinternal Gerindra yang maju di dapil Bulukumba 3 yakni Drs Mulyati Nur yang merupakan mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bulukumba.
Nama mantan anggota DPRD Bulukumba Andi Abd Waris periode sebelumnya juga masih menjadi penantang bersama dengan Muh Arief HS.
Incumbent lainnya seperti anggoat DPRD Bulukumba dari PDIP, Khaerul Ibrahim juga mendapat mendapat ancaman dari para penantang internal partai.
Khaerul Ibrahim juga memiliki penantang diinternal PDIP seperti Roby Prabowo, Samsir, Darna, Nurhikmawati, dan Rita Andiani.
Para wajah lama yang berstatus incumbent tersebut dianggap masih mampu meraih simpati masyarakat dan mendapat amanah kembali ke DPRD Bulukumba.
Sejumlah pendatang baru yang turut menjadi sorotan yakni politisi senior Irwan Nasir yang kembali maju melalui partai Demokrat.
Mantan pengurus partai Golkar Bulukumba itu, kembali memantapkan diri kembali mencoba peruntukan untuk meraih amanah menjadi wakil rakyat di DPRD Bulukumba.
Meski terbilang cukup berat, Irwan Nasir yang harus bersaing dengan Ketua Demokrat Bulukumba, Sabri yang juga kembali maju menjadi calon.
Selain Irwan Nasir, nama lainnya seperti A Tenri Ita Maharani yang juga santer menjadi sorotan dan diproyeksi mampu bersaing dengan para incumbent.
A Tenri Ita Maharani yang maju melalui partai PKS itu juga memiliki pesaing dari rekan separtainya seperti Umy Asyiatun Khadijah, Andi Faisal Achmad, Usman Tulla, dan Andi Bangsawan.
Persaingan diinternal PKS untuk dapil Bulukumba 3 tentu akan membawa hal positif untuk mengamankan satu kursi di DPRD Bulukumba.
Selain jagoan PKS, PAN juga memiliki trend yang cukup baik dengan kehadiran sejumlah tokoh seperti Muh Rusdi dan Abdul Samad.
Abdul Samad sendiri merupakan mantan Ketua DPC PDIP Bulukumba yang kini bergabung bersama dengan PAN untuk kembali mencoba peruntungan.
Abdul Samad bukanlah sosok yang baru, ia merupakan mantan anggota DPRD Bulukumba periode sebelumnya atau saat dirinya menjabat sebagai ketua PDIP Bulukumba.
Selain nama diatas, sejumlah nama lainnya yang menjadi jagoan dari berbagai partai juga santer disebut bakal jadi penantang yang diproyeksi menyingkirkan para incumbent.(*)