PKK Sulsel Perkuat Edukasi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:24 WIB
Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina Sudirman.
Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina Sudirman.

Sulawesinetwork.com - Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Edukasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Gerakan Stop Boros Pangan, serta Workshop Pemanfaatan Rumah Pangan dan Dapur B2SA secara virtual, Rabu, 17 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui edukasi pola konsumsi sehat dan pemanfaatan pangan lokal.

Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina Sudirman menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat dan berkualitas.

Baca Juga: Sahroni Minta PDIP Tegas, Nilai Sikap Oposisi Lebih Gentle daripada 'Abu-abu'

Karena itu, kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

"Penerapan pola konsumsi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga sekaligus membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. Setiap keluarga dapat berkontribusi mulai dari memilih, mengolah, hingga memanfaatkan pangan secara bijak agar tidak terbuang sia-sia," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para kader PKK dibekali pengetahuan mengenai pentingnya mengurangi *food loss* dan *food waste*, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga.

Baca Juga: Kukuhkan Kepala BPKP, Gubernur Sulsel Ajak Kawal Program Asta Cita dan Pembangunan Strategis Daerah

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi terkait pengelolaan Rumah Pangan dan Dapur B2SA yang diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus contoh penerapan pola konsumsi sehat berbasis potensi pangan lokal di masing-masing daerah.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama TP PKK dalam memperluas edukasi pangan hingga ke tingkat keluarga.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat, bijak, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Irigasi Paket 1 di Bulukumba, Distribusi Air Pertanian Bakal Lebih Efektif

Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan berharap seluruh kader PKK dapat menjadi pelopor dalam mengampanyekan pola konsumsi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan di daerah masing-masing.

Dengan demikian, diharapkan semakin banyak keluarga yang mampu memanfaatkan pangan lokal secara optimal, mengurangi pemborosan pangan, serta mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan memiliki ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Sulawesi Selatan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X