Sulawesinetwork.com - Akses jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan akhirnya mulai dikerjakan. Proyek ini menjadi langkah penting dalam membuka keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas masyarakat setempat.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa pengerjaan jalan menuju Seko dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi pendanaan dari pemerintah pusat dan daerah.
“Pengerjaan jalan Seko melalui APBN telah dimulai, dan insya Allah melalui APBD Provinsi dalam waktu dekat juga akan berjalan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian jalan Seko secara bertahap,” ujarnya.
Baca Juga: Jawab Isu Rencana Pemda Bakal Pecat PPPK, MenPAN-RB Tegaskan Keputusan Ini
Ia menambahkan, meskipun pemerintah daerah saat ini menghadapi kondisi efisiensi anggaran, upaya pembangunan tetap dilakukan dengan memprioritaskan program-program strategis sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Di tengah efisiensi, kita tetap berusaha menjalankan pembangunan daerah secara bertahap dengan fokus pada prioritas,” tambahnya.
Baca Juga: Sidak Dua SPBU, Bupati Sinjai Jamin Stok BBM Aman dan Cukup
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga meminta dukungan dari masyarakat sekitar agar proses pembangunan berjalan lancar. Warga diimbau untuk memaklumi potensi gangguan akses selama pengerjaan berlangsung.
“Kami mohon dukungan masyarakat dan juga mohon maaf apabila akses jalan menjadi terhambat selama proses pengerjaan,” tutupnya.(*)
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp430 M untuk 13 Ruas Jalan, Hertasning dan Aroepala Jadi Prioritas Paket 1 MYC
Gubernur Sulsel Perkuat Sinergi Pembangunan Lewat Silaturahmi Akbar bersama Forkopimda hingga Ribuan Kades
Sulsel Pionir Komcad Nasional, Gubernur Andi Sudirman: Perkuat Jiwa Patriotisme ASN Kita
Kadis Andi Ihsan Apresiasi dan Beri Semangat Peserta Komcad ASN Bina Marga dan Bina Konstruksi
Akun TikTok 'Viral Bulukumba' Dilaporkan Usai Sebar Dugaan Setoran Tambang, Pemilik Akun Diburu Polisi
Peningkatan Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Dikebut, Target Fungsional Mei 2026
Hadapi Ancaman Krisis Pangan, Andi Utta Ajak Petani Beralih ke Sistem Modern