Fatmawati menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam upaya membina dan melindungi anak-anak yatim sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
Menurutnya, masyarakat Sulawesi Selatan memiliki karakter solidaritas dan empati yang kuat sebagai modal sosial membangun masa depan anak-anak.
“Kami siap berkontribusi, siap bergandengan tangan, karena kita tahu anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Masyarakat Sulawesi Selatan punya solidaritas tinggi, punya empati, dan saling merangkul,” ujarnya.
Baca Juga: Polres Bulukumba Pastikan Penanganan Dugaan Penistaan Agama Secara Profesional dan Transparan
Ia menjelaskan pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi muda.
Salah satunya melalui program Sekolah Rakyat yang menjadi prioritas pemerintah pusat, di mana Sulawesi Selatan telah memiliki tujuh Sekolah Rakyat sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan inklusif.
Selain itu, Fatmawati secara rutin menggelar forum diskusi kelompok terarah (FGD) di rumah jabatan Wakil Gubernur guna merumuskan langkah strategis dalam memberikan perlindungan dan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak, termasuk anak yatim.
Baca Juga: Unik, Polres Bulukumba Gelar 'Ngaji On The Road' bagi Pelanggar Lalu Lintas di Ramadan 1447 H
“Setiap bulan saya membuka FGD di rumah jabatan, untuk mencari cara terbaik memberikan kesetaraan pendidikan dan perlindungan yang baik bagi generasi kita,” jelasnya.
Ia pun memberikan pesan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus memiliki harapan dan semangat dalam meraih masa depan.
“Teruslah bermimpi, mimpi itu gratis. Terus belajar, terus mencintai Al-Qur’an, karena kalian adalah cahaya untuk Sulawesi Selatan,” pesannya.
Baca Juga: HJS ke-462, Pemkab Sinjai Paparkan Capaian Pembangunan dan Komitmen Asta Cita
Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar, H. Ardiansyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi energi besar dalam memperluas jangkauan pembinaan anak yatim di daerah ini.
Hal senada disampaikan Ustadz Muhlis Katili, Trainer PPA Institute, yang menilai kehadiran dan dukungan langsung Wakil Gubernur memberikan semangat baru bagi anak-anak yatim untuk bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik.(*)
Artikel Terkait
Ramadhan Leadership Camp Pemprov Sulsel Hadirkan Polda, Bahas Peran Polri Dukung Tata Kelola Bersih
Banjir Landa Sejumlah Wilayah Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan Sampah 2026
Dramatis! Calya Lawan Arah di Gunung Sahari Jakpus Nekat Lindas Motor Ojol, Diduga Panik Gunakan Pelat Palsu
Tegas! Anggota TNI Gagalkan Aksi Perang Sarung di Kebumen, Orang Tua Berterima Kasih Anaknya Diamankan
Bekasi Barat Memanas! Emak-emak Geruduk Kantor SPPG, Protes Menu MBG Ramadan: Gak Pernah Bener, Begini Mulu!
Tragis! Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok di Depan Ruang Sempro, Pelaku Diduga Dendam Masalah Asmara
Makna Kepemimpinan Lahir dari Tekanan: Amran Sulaiman Berbagi Kisah dari PPL Bergaji Rp125 Ribu hingga Menteri