Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Tak Ada Izin Investasi Perusahaan Afiliasi Israel di Sulsel: Itu Hoaks!

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Selasa, 24 Februari 2026 | 20:29 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membantah isu investasi perusahaan berafiliasi Israel di Luwu Utara.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membantah isu investasi perusahaan berafiliasi Israel di Luwu Utara.

Sulawesinetwork.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, angkat bicara menanggapi isu yang beredar luas mengenai adanya perusahaan yang diduga berafiliasi dengan Israel yang berinvestasi di wilayah Luwu Utara (Lutra).

Dengan tegas, Gubernur menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak pernah mengeluarkan izin bagi perusahaan tersebut.

Pernyataan ini dikeluarkan untuk meredam kekhawatiran masyarakat serta meluruskan misinformasi yang mengaitkan proyek infrastruktur daerah dengan pendanaan dari pihak luar yang kontroversial.

Baca Juga: Tegas! Sidang Etik 14 Jam Putuskan Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Helm Taktikalnya Tewaskan Pelajar di Tual

Andi Sudirman menekankan bahwa komitmen Pemprov Sulsel sangat jelas dalam menjaga kedaulatan dan prinsip investasi di wilayahnya.

Ia memastikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tidak akan memproses izin perusahaan yang memiliki afiliasi dengan Israel.

“Prinsipnya tidak ada izin untuk perusahaan apa pun yang berafiliasi Israel untuk berinvestasi di Sulsel. PTSP kami tidak akan mengeluarkan izin,” tegas Andi Sudirman dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Miris! Puluhan Tahun Jalan di Way Kanan Lampung Rusak Parah, Warga: Anak Sekolah Jatuh Sampai Pulang Lagi

Terkait proyek panas bumi (geothermal) yang menjadi sumbu isu tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa secara regulasi, pemberian izin pengusahaan panas bumi merupakan kewenangan sepenuhnya dari Pemerintah Pusat, bukan Pemerintah Provinsi.

Namun, Andi Sudirman memberikan jaminan bahwa jika ditemukan adanya kebijakan pusat yang meloloskan perusahaan berafiliasi Israel, pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Jika itu dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, maka kita akan meminta untuk dilakukan evaluasi ulang,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan Viral: Jatah Rp15 Ribu per Porsi Dipertanyakan, Guru di Palu Sebut 'Pembodohan'

Gubernur juga menepis keras isu yang menyebutkan bahwa pembangunan jalan menuju Kecamatan Seko, Luwu Utara, merupakan bagian dari kesepakatan investasi perusahaan asing tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Seko adalah program prioritas pemerintah yang bersumber dari anggaran negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X