“Awalnya saya pikir ini kegiatan spiritual modelnya seperti pesantren, tetapi ternyata diisi berbagai materi yang sangat bermanfaat bagi ASN,” kata Rahmawati.
Ramadhan Leadership Program menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan di sesi pertama mengahdirkan unsur Forkopimda yang membahas good governance dari berbagai perspektif kelembagaan.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Ali Syahdi, S.H., M.H., memaparkan peran penegak hukum dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan kepastian hukum, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Materi tersebut menekankan pentingnya akuntabilitas penggunaan barang milik daerah, keterbukaan informasi publik, efektivitas dan efisiensi pemanfaatan aset, profesionalitas aparatur, serta partisipasi masyarakat sebagai bagian dari pengawasan publik.
Baca Juga: Resmi Di-Blacklist! Menkeu Purbaya Tutup Pintu Karier Pemerintahan bagi Awardee LPDP Tyas dan Suami
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Brigadir Jenderal Polisi Nasri, S.I.K., M.H., mengulas peran Polri dalam mendukung good governance di lingkungan pemerintah daerah, dengan fokus pada transparansi pengadaan barang dan jasa, akuntabilitas penggunaan APBD, serta penegakan supremasi hukum tanpa tebang pilih. Ia juga menyoroti sejumlah area rawan, antara lain pengelolaan dana desa, perizinan dan investasi, serta proses pengadaan barang dan jasa.
Dari perspektif pertahanan dan stabilitas wilayah, Panglima Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, memaparkan kontribusi TNI dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan gantung di wilayah terpencil serta dukungan terhadap program penguatan desa sebagai pusat ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan stabilitas sosial.
Baca Juga: Resmi Dibuka! Event 'Andalan Ngabuburit' Jadi Pusat Kuliner Ramadan Makassar, Dorong UMKM Naik Kelas
Seluruh materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada ASN mengenai pentingnya integritas, kolaborasi lintas sektor, serta orientasi pelayanan publik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Melalui Ramadhan Leadership Camp, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap dapat melahirkan aparatur yang tidak hanya memiliki kapasitas teknokratis, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan mampu menerapkan prinsip good governance secara konsisten demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.(*)