Sulawesinetwork.com - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sinjai menggelar pembinaan moderasi beragama berbasis cinta bagi tokoh agama dan kelembagaan masyarakat di Kampung Moderasi Beragama Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Kamis (4/9/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, Andi Mandasini Saleh, mewakili Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tantangan di era globalisasi, seperti maraknya hoaks dan ujaran kebencian, berpotensi memecah belah persatuan.
Baca Juga: Kemenag Sinjai Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa
Karena itu, tokoh agama dan kelembagaan masyarakat memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai moderasi.
“Tokoh agama dan kelembagaan masyarakat memegang peranan vital dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama. Kita adalah teladan bagi masyarakat,” ujarnya.
Andi Mandasini menambahkan, forum ini juga menjadi ruang untuk bertukar pikiran, memperkuat silaturahmi, serta merumuskan langkah strategis agar Desa Pasimarannu benar-benar menjadi contoh kampung moderasi beragama.
Baca Juga: Ihwal 17 Plus 8 Tuntutan, Menteri Bahlil Sebut Respon Terukur Kunci Jawab Aspirasi Rakyat
“Atas nama Pemkab Sinjai saya merasa bangga. Mari kita tunjukkan komitmen kita dalam menjaga kerukunan serta toleransi. Kita semua adalah duta perdamaian di lingkungan masing-masing. Jangan berhenti menularkan semangat demokrasi dan merawat keberagaman sebagai kekayaan bangsa,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, seluruh tokoh agama dan peserta pembinaan turut menyerukan deklarasi damai sebagai komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa maupun daerah.
Baca Juga: Tersangka Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar Bertambah, Polda Tetapkan 29 Orang
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sinjai H. Faried Wajedi, Kepala Badan Kesbangpol Akbar Juhamran, Kabag Kesra Kamriah Yusuf, Kepala Desa Pasimarannu A. Syamsul Bachri, Sekretaris FKUB H. Roslan, Babinsa, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. (*)
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel dan BPOM RI Teken MoU Rp1,7 Triliun, Politeknik Pengawasan Obat dan Makanan Pertama Hadir di Indonesia Timur
DPR Akan Gelar Rapat Evaluasi Menyikapi Aspirasi Rakyat Pasca Aksi Demonstrasi
Bukan Cuma DPR, DPRD Juga Dapat Tunjangan Rumah Puluhan Juta Rupiah
Breaking News! Panitia Resmi Menunda Kegiatan Resmi Sulawesi Bike Week 2025
Intermediasi Perbankan Diklaim Stabil, OJK Dorong Relaksasi untuk UMKM
Jaga Kedamaian di Butta Panrita Lopi Bulukumba, TNI-Polri Kompak Patroli Bersama
Sinergi Kuat PKS dan Pemerintah Kabupaten Barru: Siap Kawal Program Pembangunan