Kasus Tenggelamnya Elmi Febrianti di Apparalang Bulukumba, Polisi Akan Periksa Saksi dan Pengelola

photo author
Muh Akbar Syam, Sulawesi Network
- Senin, 8 Juni 2026 | 14:44 WIB
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran Hamid.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran Hamid.

 

Sulawesinetwork.com - Polres Bulukumba Polda Sulawesi Selatan memastikan akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait peristiwa tenggelamnya seorang siswi bernama Elmi Febrianti di kawasan wisata Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran Hamid, Senin, 8 Juni 2026.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Korban Elmi Febrianti, warga Lingkungan Bontobeang, Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, diketahui sedang berlibur bersama keluarganya di objek wisata Apparalang.

Baca Juga: Pesona Bulukumba Memikat Baim Wong, Film Baru Siap Angkat Keindahan Bira ke Layar Lebar

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan salah seorang saksi yang berada di lokasi kejadian, korban bersama saksi tiba di kawasan wisata Apparalang dan kemudian menuju area dermaga.

Korban selanjutnya berjalan di atas papan kayu yang menjadi salah satu spot foto di lokasi tersebut, sementara saksi tetap berada di atas tebing untuk mengambil foto korban sesuai permintaan korban.

Saat berada di atas papan spot foto yang menjorok ke arah laut, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke perairan di bawah tebing.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Andi Utta Ajak Warga Bulukumba Jaga Hutan dan Lawan Pembalakan Liar

"Dari keterangan saksi, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke laut saat berada di area spot foto yang berada di pinggir tebing kawasan wisata tersebut. Korban kemudian terseret arus dan dinyatakan hilang," ungkap AKP Andi Imran Hamid.

Setelah menerima laporan kejadian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD, Polres Bulukumba, TNI, pemerintah setempat, serta unsur relawan segera melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Petugas melakukan peninjauan lokasi, asesmen, dokumentasi, serta penyisiran di sekitar titik kejadian menggunakan perahu karet dan metode pencarian lainnya. Operasi pencarian berlangsung hingga malam hari dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Raih WTP Kelima Berturut-turut, Andi Sudirman: Ini Kepercayaan Publik

Korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 00.10 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari titik awal lokasi terjatuhnya korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akbar Syam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X