Sulawesinetwork.com - Dalam rangka membangun sinergitas dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Polres Bulukumba menggelar Apel Ojol Kamtibmas yang dirangkaikan dengan penyematan Pin Polantas Mappattabe serta pemasangan helm standar keselamatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Bulukumba, Rabu pagi (11/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., dalam rangkaian Operasi Keselamatan.
Apel diikuti oleh personel Polres Bulukumba, perwakilan Dinas Perhubungan, serta komunitas ojek online dan kurir di Kabupaten Bulukumba, di antaranya komunitas kurir Kurirta dan J&T.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bulukumba secara simbolis menyematkan Pin Polantas Mappattabe kepada lima perwakilan ojol/kurir, sekaligus melakukan pemasangan helm standar sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
Pin Polantas Mappattabe merupakan simbol komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas, kesopanan, serta kepatuhan terhadap aturan.
Istilah Mappattabe sendiri berasal dari bahasa lokal yang menekankan nilai sopan santun dan penghormatan, yang diadaptasi sebagai pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Groundbreaking Preservasi Jalan MYP Paket 2 Senilai Rp274 Miliar di Takalar
Dalam amanatnya, Kapolres Bulukumba menyampaikan bahwa apel ojol kamtibmas ini bertujuan untuk membangun sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bulukumba.
“Pagi ini saya merasa bangga berdiri di hadapan rekan-rekan sekalian. Rekan-rekan bukan sekadar pejuang nafkah bagi keluarga, namun juga merupakan elemen penting dalam menjaga keamanan, khususnya di Kabupaten Bulukumba,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan, dengan keberadaan ojol dan kurir yang tersebar di setiap sudut wilayah, mereka menjadi “sensor keamanan” yang efektif serta mitra strategis Polri dalam menjaga kamtibmas.
“Rekan-rekan sering menjadi orang pertama yang melihat langsung kejadian di lapangan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga potensi tindak kriminal seperti peredaran narkoba, begal, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya,” lanjutnya.
Oleh karena itu, Kapolres mengajak seluruh ojol dan kurir untuk terus memperkuat sinergitas dengan Polri serta tidak ragu melaporkan setiap informasi yang berkaitan dengan gangguan kamtibmas.