Sulawesinetwork.com - Setelah "drama" BBM dan Minyakita oplosan meresahkan masyarakat, kini muncul momok baru yaitu LPG oplosan.
Tak tanggung-tanggung, keuntungan yang diraup para pelaku mencapai angka fantastis, Rp10 miliar lebih!
Namun, di balik angka itu, tersembunyi bahaya laten yang mengancam nyawa jutaan orang.
Baca Juga: Dinas Koperasi & UKM Kota Makassar Sukses Gelar Ramadhan Fest SMES & Financing Expo 2025
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar sindikat pengoplos LPG bersubsidi 3 kg ke tabung non-subsidi 12 kg dan 50 kg di tiga lokasi berbeda: Bekasi, Bogor, dan Tegal.
Praktik kotor ini telah berlangsung hingga setahun, meraup keuntungan haram yang menggiurkan.
"Ini bukan sekadar soal uang, tapi soal nyawa. Pengoplosan LPG tanpa standar keamanan bisa jadi 'bom waktu' yang siap meledak kapan saja," tegas Brigjen Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers, Sabtu (15/3/2025).
Bayangkan, sindikat di Bekasi dan Bogor meraup keuntungan Rp714 juta per bulan, sementara di Tegal Rp432 juta per bulan.
Angka yang fantastis, bukan? Namun, keuntungan ini dibayar dengan risiko yang sangat mahal seperti kebocoran gas dan ledakan yang bisa merenggut nyawa.
"Mereka tidak peduli bahaya yang ditimbulkan. Yang penting untung!" geram seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi penggerebekan.
Baca Juga: Pengumuman SNPDB Madrasah Unggulan Hari Ini, Cek Namamu Sekarang!
Tak hanya di Jawa, praktik serupa juga ditemukan di Bali.
Empat tersangka berhasil diamankan dengan modus operandi yang sama.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Mekanisme Harga Gas LPG 3 Kg dari Agen Hingga Pengecer: Rp19.000 Itu Sudah Mahal
Polemik Gas LPG 3 Kg Tak Sampai ke Pihak Penerima Subsidi, Badan Pengawas Khusus Akan Dibuat
Mengapa Gas Elpiji 3 Kg di Indonesia Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Asal-usulnya
Telisik Kasus Oplosan Elpiji di Jakarta hingga Bekasi, Polisi Sebut Pelaku Pindahkan Isi Gas Melon ke Tabung Non-Subsidi
Gas LPG 3 Kg Dijual Hingga Rp30.000 di Pasaran, Bahlil: Saya Tidak Rela
Permasalahan Gas LPG 3 Kg Masih Jadi PR yang Belum Terselesaikan, Bahlil Lahadalia Sebut 2 Praktik Rugikan Negara Rp13 Triliun
Gas Melon Rp87 Triliun 'Dibajak' Mafia? Menteri Bahlil Geram, Janji Subsidi Tepat Sasaran
Modus Skandal Baru Gas LPG Oplosan di Jabar-Jateng: Beli ke Pengecer, Lalu Jual Lagi di Tabung Non Subsidi
5 Orang Jadi Tersangka, Begini Kronologi Lengkap Skandal Gas LPG Oplosan