Sulawesinetwork.com - Skandal korupsi mengguncang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan penyimpangan dana iklan yang mencapai angka fantastis, Rp409 miliar! Namun, yang lebih mencengangkan, potensi kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp222 miliar.
Plh Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo Wibowo, mengungkapkan bahwa dana ratusan miliar tersebut dialokasikan sebagai "dana non-bujeter" oleh pihak BJB.
Modus operandi yang digunakan adalah dengan memanipulasi anggaran iklan. Dari total anggaran Rp409 miliar, hanya sekitar Rp100 miliar yang benar-benar digunakan untuk penempatan iklan di media.
"Ada ketidaksesuaian antara pembayaran yang dilakukan oleh BJB ke agensi, dengan agensi kepada media yang ditempati iklan tersebut," jelas Budi dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/3/2025).
KPK menemukan bukti bahwa sebagian dana haram tersebut telah ditransfer, dibelanjakan, dan bahkan dialihkan menggunakan nama orang lain alias "nominee".
Baca Juga: KIP Kuliah 2025 Resmi Dibuka! Cek Jadwal, Syarat, dan Besaran Bantuan yang Bisa Kamu Dapatkan
Hal ini terungkap dari hasil penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik.
"Dari hasil proses penggeledahan, sudah kami temukan petunjuk tersebut dan akan kita perdalam nanti di proses penyidikan yang akan datang," tegas Budi.
KPK telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini, termasuk mantan Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi.
Namun, publik masih bertanya-tanya, siapa lagi yang terlibat dalam skandal besar ini? Apakah ada pihak lain yang turut menikmati uang haram tersebut?
KPK berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Publik pun menanti langkah tegas KPK untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dan mengembalikan kerugian negara.
Artikel Terkait
Sustainability Bond bank bjb Banjir Peminat, Oversubscribed Hampir 5 Kali Lipat
Menyoroti Tudingan Korupsi CSR, Begini Respon Gubernur Bank Indonesia
Uang Palsu UIN Alauddin Libatkan Dua Pegawai Bank BUMN, Ini Aktor Utamanya
3 Kontroversi Mr Bert Soal Sistem Keamanan ‘Lemah’ di Bank yang Akhirnya Tak Berkutik Usai Ditepis Pakar IT hingga Menkomdigi
BTN Mulai Akuisisi Bank Victoria Syariah untuk Dorong Transformasi Syariah
Prabowo Wajibkan Pengusaha Simpan 100% Devisa Hasil Ekspor SDA di Bank RI: Selama Ini Banyak Disimpan di Luar Negeri
Prabowo akan Resmikan Bank Emas Indonesia 26 Februari: Pertama dalam Sejarah RI
Prabowo Luncurkan Bank Emas, Berpotensi Buka 1,8 Juta Lapangan Kerja Baru
KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil, Saksi Kunci Kasus Korupsi Bank BJB Terungkap?
Kediamannya Digeledah KPK Terkait Kasus Bank BJB, Ridwan Kamil Buka Suara
10 Bank Sentral dengan Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Siapa yang Paling Banyak?