info-sulawesi

Kontes Sapi Hasil IB di Bulukumba, Brutus Juara Pedet dengan PBBH 1,335 Kg per Hari

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:29 WIB
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi menutup Kontes Ternak Sapi Hasil Inseminasi Buatan (IB) Tahun 2026.

“Kalau memang membutuhkan modal untuk pengembangan ternak yang lebih besar, pemerintah akan memfasilitasi agar peternak bisa mendapatkan KUR dari perbankan dengan bunga yang rendah,” ujarnya.

Bupati Andi Utta bahkan menyampaikan rencana untuk meningkatkan skala pelaksanaan kontes ternak pada tahun mendatang.

Ia berharap kegiatan yang saat ini diikuti peternak dari tujuh kecamatan tersebut dapat berkembang menjadi event yang lebih besar dan melibatkan peserta dari berbagai daerah.

Baca Juga: Kronologi Balita Tewas Tertabrak Mobil Oknum Polisi di Bone: Berniat Nonton Pawai, namun Berujung Duka

“Kalau tahun ini kita masih dalam skala seperti ini, insyaallah tahun depan kita bikin yang lebih besar. Kalau bisa skala provinsi kita laksanakan di Bulukumba,” tegasnya.

Untuk mendukung peningkatan populasi dan kualitas sapi melalui teknologi Inseminasi Buatan, Andi Utta juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan meningkatkan dukungan anggaran untuk program IB pada tahun anggaran 2027.

Menurutnya, peningkatan kualitas ternak harus dilakukan secara terencana, mulai dari peningkatan mutu genetik, pelayanan IB, kesehatan hewan, ketersediaan pakan hingga peningkatan kapasitas peternak.

Baca Juga: Edy Manaf Pimpin Apel Besar Hari Pramuka, Tutup Perkemahan Gantarang dan Lepas Kontingen Jamnas XII 2026

Ketua DPC Paravetindo Bulukumba, Suriya, menjelaskan bahwa kontes tersebut diikuti 59 ekor sapi yang terbagi dalam dua kategori, yakni Pedet dan Pejantan Super.

Kategori Pedet merupakan sapi jantan berusia di bawah satu tahun. Sedangkan kategori Pejantan Super adalah sapi jantan dengan usia di atas 1,5 tahun hingga empat tahun.

Suriya menjelaskan, salah satu indikator utama penilaian adalah Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH).

Baca Juga: AKBP Stephanus Ganti Kasat hingga Kapolsek, Tekankan Kerja Profesional untuk Masyarakat

“Siapa yang paling tinggi pertambahan berat badan hariannya, itulah yang menjadi calon juara. Ini penting supaya peternak memahami bahwa penilaian bukan semata-mata karena ukuran ternaknya besar,” jelasnya.

Menurutnya, sapi yang berumur empat atau lima tahun tentu secara fisik bisa berukuran lebih besar dibanding sapi yang lebih muda. Karena itu, indikator PBBH menjadi penting untuk melihat kinerja peternak dalam memelihara ternaknya.

“Kalau rajin diberi pakan dan bagus perawatannya, pasti pertumbuhan berat badannya akan semakin bagus,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini

Judi Online: Ancaman Tersembunyi di Balik Layar Gawai

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:16 WIB