Suriya menambahkan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif para inseminator dan Paravetindo Bulukumba untuk meningkatkan motivasi serta animo masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan.
“Kegiatan ini betul-betul modal nekat, karena tanpa APBD. Kami berinisiatif sendiri karena melihat kontes seperti ini bisa meningkatkan motivasi masyarakat untuk memelihara ternaknya. Ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan kerja-kerja inseminator dan para peternak kita,” ungkapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan, khususnya para sponsor yang turut membantu sehingga kegiatan dapat terlaksana.
Baca Juga: Dua Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Bulukumba, ASN Turut Terseret Kasus Dugaan Sabu
Suriya berharap kontes ternak dapat menjadi agenda rutin, setidaknya dilaksanakan sekali dalam setahun atau paling tidak sekali dalam dua tahun.
Menurutnya, kemajuan sektor peternakan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah melalui kebijakan dan program, organisasi profesi, petugas teknis, peternak hingga dunia usaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba, Andi Trismiati, mengatakan kontes ternak memiliki sejumlah tujuan strategis.
Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Bulukumba Gelar Beragam Lomba Tradisional hingga Olahraga
Selain menjadi ajang apresiasi bagi peternak, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk menampilkan keberhasilan program Inseminasi Buatan, sarana promosi dan seleksi ternak berkualitas, sekaligus mendorong semangat peternak untuk menghasilkan ternak unggul.
“Peternakan merupakan salah satu sektor penting dalam ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Andi Trismiati.
Ia menjelaskan, pada periode pertama kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf, Pemerintah Kabupaten Bulukumba telah mencanangkan Program Kampung Sapi, yang diarahkan sebagai kawasan pengembangan bibit unggul sapi potong.
Baca Juga: Syahruni Haris Sambut Instruksi Dasco, Gerindra Bulukumba Komitmen Kawal Program Prabowo
Program tersebut bertujuan meningkatkan populasi, mutu genetik dan produktivitas sapi potong di Kabupaten Bulukumba.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah terus mendorong peningkatan pelayanan Inseminasi Buatan, peningkatan mutu genetik dan pembibitan sapi, pemeriksaan kebuntingan dan pemantauan reproduksi, pelayanan serta pengendalian kesehatan hewan.
Selain itu, dilakukan pula pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT) dan teknologi pakan, peningkatan kapasitas peternak dan petugas teknis, serta penguatan pendataan dan pencatatan ternak.
Artikel Terkait
URC Polsek Ujung Bulu Amankan Terduga Penyebar Konten Asusila di Media Sosial
Praktik Jual Beli Lokasi Dapur MBG Terbongkar, Kejaksaan Selidiki Oknum Internal dan Yayasan
Andi Herfida Muchtar Perkenalkan Inovasi PKK Bulukumba saat Kunjungan ke Kabupaten Malang
Pemkab Bulukumba Apresiasi Aspirasi Pemanfaatan Eks HGU Lonsum untuk Kepentingan Masyarakat
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Judi Online: Ancaman Tersembunyi di Balik Layar Gawai
Pisah Sambut Kapolres Bulukumba, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Jaga Keamanan dan Berantas Narkoba