Ia menuturkan bahwa dalam sejarah kepemimpinan Islam, terdapat banyak teladan yang dapat diambil, salah satunya pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam hal ketahanan pangan dan pengelolaan lahan.
Umar bin Khattab menegaskan bahwa tanah yang dimiliki harus dikelola dengan baik dan tidak boleh dibiarkan terlantar.
Jika ada lahan yang tidak dimanfaatkan, maka negara dapat mengambil alih atau menyerahkannya kepada orang yang mampu mengelolanya agar memberi manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Tagihan Listrik Membengkak Hingga Jutaan, PLN Bulukumba Tak Sanggup Buktikan Data Penggunaan Daya
Konsep kepemimpinan tersebut kemudian dilanjutkan oleh cucunya Umar bin Abdul Aziz yang dikenal dengan kebijakan pemerintahannya yang adil dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Diceritakan bahwa pada masa pemerintahannya, kesejahteraan masyarakat meningkat secara signifikan hingga hampir tidak ditemukan lagi orang yang berhak menerima bantuan. Bahkan para petugas kesulitan mencari masyarakat yang layak menerima zakat karena kondisi ekonomi yang telah membaik.
“Dari kisah ini kita belajar bahwa ketika pemimpin menjalankan amanah dengan baik, memperhatikan kesejahteraan rakyat, serta mengelola potensi yang ada dengan benar, maka keberkahan akan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Dukung Pengawasan DPRD, Pemprov Sulsel Pastikan Proyek Jalan Sesuai Spesifikasi
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kebaikan serta mendoakan para pemimpin agar mampu menjalankan amanah dengan baik.
Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan kebersamaan, komunikasi yang baik, serta komitmen untuk membangun daerah, diharapkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba dapat terus meningkat.(*)