info-sulawesi

Pesantren Ramadan 1447 H Sinjai Resmi Dibuka: Menguatkan Karakter dan Falsafah Leluhur

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:37 WIB
Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif membuka Pesantren Ramadan 1447 H untuk seluruh siswa sekolah.

Sulawesinetwork.com - Pesantren Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi Tingkat Kabupaten Sinjai resmi digelar, Senin (23/2/2026).

Agenda Ramadan ini dilaksanakan serentak diseluruh tingkatan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Sinjai, mulai PAUD/TK, SD dan SMP.

Pesantren Ramadan kali ini dibuka melalui sambungan virtual oleh Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif, di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai.

Baca Juga: Ketua DPRD Sulsel Apresiasi Penurunan Kemiskinan dan Inovasi Ramadan Leadership Camp

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Irwan Suaib mengatakan Pesantren Ramadan ini dilakukan untuk membentuk karakter peserta didik yang religius, jujur dan berakhlakul kharimah sesuai visi misi Kabupaten Sinjai.

“Adapun tujuan pelaksanaan Pesantren Ramadan ini untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman peserta didik terhadap Al-Quran, begitupun terkait tata cara ibadah yang benar,”ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sinjai dalam sambutannya mengatakan bahwa pesantren Ramadan ini hadir bukan untuk menambah beban belajar peserta didik, melainkan untuk mempererat ukhuwah serta rasa persaudaraan antar sesama murid dan guru.

Baca Juga: Atase Agama Kedubes Arab Saudi Tekankan Kepemimpinan Berbasis Amanah dan Itqan di Ramadhan Leadership Camp Sulsel

Ia juga menambahkan pesantren Ramadan ini ibarat perahu yang ditunggangi bersama, untuk saling menarik dan mengangkat satu sama lain menuju ketaatan kepada allah SWT.

“Momentum pesantren Ramadan ini, saya ingin mengingatkan kita agar kembali pada falsafah leluhur kita "Mali Sipeppa, Tallang Sipahua" (hanyut saling mendamparkan, tenggelam saling mengapungkan),” Ungkapnya.

Baca Juga: Ramadan Leadership Camp 2026, Gubernur Sulsel Bekali ASN Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Bupati berharap selama pesantren ini berlangsung, setiap anak dapat dibekali ilmu keagamaan yang membekas di hati mereka hingga akhirnya tercermin dalam kehidupan sehari-harinya.

“Saya ingin menitipkan anak-anak kita. Ajarkanlah agama dengan cara yang menyejukkan, kreatif, dan menyenangkan agar nilai-nilai keislaman ini membekas di hati mereka hingga mereka dewasa nanti. bentuklah perilaku anak-anak kita agar mereka menjadi pribadi yang Mabbulo Sibattang (bersatu teguh) dalam membangun daerah,”ppungkasnya. 

Diketahui pesantren Ramadan ini akan berlangsung selama tiga hari mulai 23-25 Februari 2026 di satuan pendidikan masing-masing.

Halaman:

Tags

Terkini