Sulawesinetwork.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendampingi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan, dalam sesi krusial pengerahan wawasan kebangsaan di ajang Ramadan Leadership Camp 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Minggu (22/2/2026), ini menempatkan ASN sebagai garda terdepan dalam sistem pertahanan non-militer.
Dalam materi bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”, Wamenhan menekankan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari alutsista, melainkan dari soliditas aparaturnya.
Wamenhan Donny Ermawan mengapresiasi langkah Pemprov Sulsel yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk melakukan retreat kepemimpinan.
Menurutnya, ASN perlu mendapatkan penyegaran nilai-nilai nasionalisme secara berkala agar integritas dalam bekerja tidak luntur.
“Mereka di-charge lagi. Yang tadinya sudah mulai luntur, diberikan kembali pemahaman sehingga mereka akan bekerja lebih baik dan nasionalisme mereka akan bangkit kembali. Modal utama pertahanan kita adalah persatuan,” tegas Donny Ermawan di hadapan ratusan peserta.
Ia juga memuji antusiasme para ASN Sulsel yang dinilai sangat responsif terhadap isu-isu kedaulatan dan bela negara, yang menjadi fondasi penting bagi stabilitas daerah.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa menghadirkan tokoh dari Kementerian Pertahanan adalah upaya untuk memperluas cakrawala berpikir para birokrat.
Ia menegaskan bahwa fungsi pemerintahan dan pelayanan publik adalah bentuk nyata dari pertahanan kedaulatan negara di sektor sipil.
“Pertahanan negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk ASN. Kami berterima kasih atas kesediaan Bapak Wamenhan berbagi ilmu. Semoga ini meneguhkan semangat pengabdian untuk Indonesia yang lebih berdaulat,” ujar Andi Sudirman.
Kehadiran Wamenhan dalam Ramadan Leadership Camp ini juga mempertegas posisi Sulawesi Selatan sebagai provinsi yang proaktif dalam menyelaraskan program daerah dengan kebijakan strategis nasional, terutama dalam mencetak pemimpin masa depan yang memiliki karakter kepemimpinan kuat dan berwawasan luas.