info-sulawesi

Transformasi Budaya Bersih di Sulsel: Gerakan ASRI Ubah Wajah Ruang Publik Makassar

Rabu, 4 Februari 2026 | 15:04 WIB
Aksi kolektif pelajar SMA/SMK di Makassar saat memungut sampah plastik di pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Rabu (4/2/2026). (Sulawesinetwork.com)

“Kita ingin para siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tapi juga mempraktikkan langsung kepedulian mereka. Jika sejak sekolah mereka sudah terbiasa menjaga ruang publik, maka budaya bersih ini akan bertahan hingga mereka dewasa nanti,” ungkap Iqbal.

Baca Juga: TP PKK Bulukumba Gelar Rakor Bahas Data Stunting dan Penyaluran MBG Untuk Bumil dan Busui

Gerakan ini dipastikan tidak akan berhenti sebagai agenda satu hari saja.

Gubernur Sulawesi Selatan dikabarkan tengah menyiapkan Surat Edaran khusus yang akan mewajibkan setiap instansi pemerintah, sekolah, dan perkantoran swasta untuk melakukan kerja bakti rutin minimal satu hingga dua kali dalam sepekan.

Surat edaran tersebut juga akan mengatur mekanisme penanganan sampah yang lebih terpadu, mengingat beban sampah di perkotaan yang kian meningkat.

Baca Juga: Di Rakornas 2026, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Kesiapan Sulsel Jalankan Program Prioritas Presiden

Dengan kolaborasi bersama pihak swasta dan BUMN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Pemprov Sulsel optimis Gerakan ASRI dapat menurunkan volume sampah di area publik secara signifikan.

Dengan pulihnya kualitas kebersihan di ikon-ikon wisata seperti Masjid Kubah 99 dan kawasan CPI, diharapkan kenyamanan warga lokal dan wisatawan akan meningkat.

Gerakan ASRI diharapkan menjadi pematik bagi kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan untuk mengadopsi langkah serupa, demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang lebih sehat, tertata, dan berkelanjutan.

“Gerakan ini adalah pesan kuat bagi kita semua: bahwa lingkungan yang bersih adalah hak masyarakat, sekaligus tanggung jawab kolektif yang harus kita jaga bersama,” tutup Kasman.(*)

Halaman:

Tags

Terkini