Sulawesinetwork.com — Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Arab Saudi terus menunjukkan eksistensi yang gemilang di tanah perantauan.
Pasca sukses menjuarai parade komunitas pada International Migrants Day (IMD) 2025 di KBRI Riyadh, organisasi ini langsung bergerak cepat menggelar silaturahmi perdana di Kota Suci Madinah, awal Januari 2026.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Abdul Kadir Karding, beserta rombongan.
Momen ini menjadi tonggak sejarah baru bagi KKSS Arab Saudi setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari pusat.
Dalam suasana kekeluargaan yang kental, para pengurus membahas arah organisasi ke depan, identifikasi kendala yang dialami warga Sulsel di Arab Saudi, serta rencana pelantikan resmi yang dijadwalkan usai bulan Ramadan tahun ini.
Ketua KKSS Arab Saudi, Nur Khalid, menegaskan bahwa pertemuan ini adalah langkah strategis untuk menyatukan visi seluruh anggota.
Baca Juga: Perjuangan Hidup Dusun Lelabu: Dayung Sampan 4 Jam Tembus Kegelapan Danau demi Bertahan dari Longsor
"KKSS ingin menjadi rumah bagi anak-anak Sulawesi Selatan di Arab Saudi. Tempat untuk saling menguatkan dan 'membentangkan layar' menuju pengembangan potensi serta kontribusi nyata di perantauan," ujar Nur Khalid.
Kepercayaan diri organisasi ini semakin meningkat setelah sukses besar dalam ajang International Migrants Day bulan lalu di Riyadh.
KKSS Arab Saudi berhasil mencuri perhatian melalui bazar kuliner khas seperti Coto Makassar dan Sarabba, hingga puncaknya menjuarai parade busana adat Baju Bodo.
Baca Juga: Gubernur Andi Sudirman Pimpin Penyaluran Donasi Rp1,2 Miliar dari Bone untuk Korban Bencana Sumatera
Sekretaris Umum KKSS Arab Saudi, Khaerun Nisa, menceritakan betapa besarnya antusiasme warga dalam kegiatan tersebut.
"Pengalaman di KBRI bulan lalu menunjukkan antusiasme teman-teman sangat besar. Ini menandakan bahwa KKSS siap menjadi ‘Pinisi’ bagi warga Sulsel di Saudi untuk terus melaju dan mempertahankan eksistensi budaya kita," ungkap Khaerun Nisa.